Dr Muharrir Asy'ari Kembali Dipercaya Sebagai Rektor UMMAH Bireuen
Mursal Ismail June 03, 2026 10:03 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Dr H Muharrir Asy'ari, Lc, MAg., kembali mendapat mandat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) periode 2026-2030.

Humas UMMAH, Fohan Muzakir, M.Sos., kepada Serambinews.com, Rabu (3/6/2026), mengatakan penunjukan kembali sebagai Rektor UMMAH berdasarkan Surat Keputusan resmi Nomor 222/KEP/I.0/D/2026 yang diterbitkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 5 Mei 2026.

Penetapan kembali Dr Muharrir mendapat sambutan positif serta dukungan penuh dari seluruh sivitas akademika UMMAH, mulai dari jajaran Badan Pembina Harian (BPH), para wakil rektor, hingga jajaran dekanat.

Menurut Fohan Muzakir, kepercayaan tersebut diberikan langsung oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyusul dedikasi serta rekam jejak kepemimpinannya yang dinilai sukses membawa kemajuan pesat bagi perguruan tinggi tersebut pada periode sebelumnya.

Sejak dipercaya memimpin institusi yang berbasis di Kabupaten Bireuen ini, Dr Muharrir dinilai berhasil mengawal proses transformasi awal kampus hingga bertumbuh menjadi universitas yang kokoh dan kompetitif di Provinsi Aceh.

"Di bawah kepemimpinannya, UMMAH kini telah berkembang pesat dengan memiliki empat fakultas dan menaungi 14 program studi," sebut Fohan Muzakir.

Baca juga: UMMAH Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026/2027, Ada Jalur Beasiswa Unggulan

Dr Muharrir menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan agenda transformasi besar kampus. 

Menurutnya, fokus utama pada periode ini tidak lagi sekadar membangun infrastruktur dasar fisik, melainkan melakukan lompatan mutu demi mewujudkan UMMAH sebagai perguruan tinggi yang islami, unggul, dan berdaya saing.

Usai ditetapkan, Dr Muharrir menegaskan komitmennya untuk membawa UMMAH ke level yang lebih tinggi dengan memprioritaskan beberapa target strategis, mulai dari peningkatan akreditasi, mendorong perbaikan nilai akreditasi institusi dan seluruh program studi menuju status unggul.

Selain itu, pengembangan profesionalisme dosen akan terus dilakukan dengan melanjutkan tren positif peningkatan kualitas tenaga pengajar, seperti melalui program Sertifikasi Dosen (Serdos).

Kemitraan yang lebih luas juga akan diperkuat melalui kolaborasi akademik lintas sektor dengan berbagai perguruan tinggi nasional maupun dunia usaha dan industri.

Di sisi lain, peningkatan mutu lulusan menjadi perhatian utama dengan menjamin ketersediaan sarjana yang tidak hanya cakap secara keilmuan, tetapi juga memiliki integritas keimanan, berakhlak mulia, dan terampil di tengah masyarakat.

Baca juga: Akademisi UMMAH Apresiasi Gubernur Aceh Cabut Pergub JKA

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMMAH, dr Athaillah A. Latif, Sp.OG., menyatakan dukungan penuh atas terpilihnya kembali Dr. Muharrir.

"Pihak yayasan siap bersinergi menyediakan pendanaan serta fasilitas penunjang yang dibutuhkan untuk menyukseskan program kerja rektorat demi meningkatkan kesejahteraan dosen serta prestasi mahasiswa di tingkat regional maupun nasional," ujarnya.

Kampus yang mengusung visi islami dan unggul ini optimistis dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang kompeten dan berdampak luas bagi kemajuan daerah. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.