SLEMAN – Mantan pemain PSS Sleman, Aaron Evans, menilai Prancis sebagai tim paling berpeluang meraih gelar juara pada Piala Dunia 2026.
Pemain asal Australia tersebut menyebut kedalaman skuad Les Bleus menjadi alasan utama mengapa mereka pantas dijagokan sebagai favorit utama.
Evans, yang saat ini membela klub Liga Primer Singapura, Tanjong Pagar United, mengungkapkan bahwa kualitas pemain Prancis merata di seluruh lini.
Ia menambahkan, selain memiliki pemain inti kelas dunia, skuad asuhan Didier Deschamps juga dilengkapi banyak pemain pelapis yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan pun dibutuhkan.
“Tim favorit saya di Piala Dunia adalah Prancis. Menurut saya, kedalaman skuad mereka luar biasa dan pilihan pemain di lini depan terlalu kuat dibandingkan negara lain,” ujar Evans kepada Tribun Jogja pada Rabu (3/6/2026).
Pandangan Evans tersebut bukan tanpa dasar. Prancis dipenuhi pemain bintang di setiap posisi menjelang Piala Dunia 2026.
Di bawah mistar gawang ada Mike Maignan yang tampil konsisten bersama AC Milan.
Sementara di lini belakang, Deschamps memiliki bek-bek top Eropa seperti William Saliba, Jules Kounde, Ibrahima Konate, dan Dayot Upamecano.
Untuk lini tengah, Prancis masih mengandalkan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda seperti N’Golo Kante, Aurelien Tchouameni, Adrien Rabiot, Manu Kone, serta Warren Zaire-Emery.
Sedangkan di lini depan, kekuatan menyerang Prancis semakin mengerikan dengan keberadaan Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola, Marcus Thuram, dan Rayan Cherki.
Dengan komposisi seperti itu, Evans menilai Les Bleus memiliki kedalaman skuad yang sulit ditandingi negara mana pun.
Bahkan jika kehilangan satu atau dua pemain utama, Prancis tetap memiliki pengganti dengan kualitas yang hampir setara.
Meski menjagokan Prancis sebagai calon juara, Evans juga mengaku memiliki harapan tersendiri terhadap Argentina.
Ia ingin menyaksikan megabintang Lionel Messi kembali mencatatkan sejarah dengan menjuarai Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun bersama Albiceleste.
“Sebagai tambahan, saya akan sangat senang jika Argentina bisa menang lagi dan Messi mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya,” ucapnya.
Selain membahas calon juara, Evans juga memberikan pandangannya mengenai peluang tim nasional Australia di turnamen empat tahunan tersebut.
Australia tergabung di Grup D bersama tuan rumah Amerika Serikat, Turki, dan Paraguay.
Menurut Evans, keputusan Australia untuk membawa skuad yang lebih muda dibandingkan edisi sebelumnya merupakan langkah berani.
Ia mengaku sempat terkejut dengan keputusan tersebut, namun melihat adanya potensi besar dari upaya regenerasi itu.
“Australia memilih tim yang lebih muda, dan itu cukup mengejutkan saya. Tapi saya berharap energi muda dari skuad tersebut bisa membantu mereka mendapatkan hasil positif di grup yang sangat sulit,” katanya.
Grup D diperkirakan menjadi salah satu grup paling kompetitif di Piala Dunia 2026.
Amerika Serikat memiliki keuntungan sebagai tuan rumah, sementara Turki datang dengan generasi emas yang sedang menanjak.
Paraguay pun dikenal sebagai tim yang sulit dikalahkan dan sering menyulitkan lawan besar di ajang internasional.
Dengan ketatnya persaingan tersebut, Australia harus mampu memanfaatkan energi dan semangat para pemain muda mereka secara maksimal.
Evans berharap keberanian untuk memberikan kesempatan kepada generasi baru bisa menjadi modal penting untuk menciptakan kejutan.
Kendati demikian, mantan pemain PSS Sleman itu tetap menilai Prancis sebagai tim paling lengkap dalam perburuan gelar juara dunia.
Dengan kombinasi pengalaman, kemampuan individu yang tinggi, serta kedalaman skuad yang luar biasa, Les Bleus diyakini memiliki semua modal untuk kembali menjadi penguasa sepak bola dunia di Piala Dunia 2026.