Al Haris: Peran Pondok Pesantren Tak Tergantikan Bentuk Akhlak Generasi
Heri Prihartono June 04, 2026 05:48 PM

TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI – Gubernur Jambi Al Haris menegaskan peran pondok pesantren tidak dapat tergantikan dalam membentuk akhlak dan pengetahuan keagamaan generasi muda.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Jambi mengapresiasi pengasuh dan tenaga pendidik pondok pesantren Irsyadul Ibad.

Pernyataan tersebut disampaikan Al Haris saat menghadiri Haul ke-1 Almaghfurlah KH M Rouyani Jamil sekaligus Haflah Akhirussanah di Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, Jalan Jambi-Muara Bulian, Simpang Kubu Kandang, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari, Kamis (4/6/2026).

Dalam sambutan dan arahannya, Al Haris menyampaikan rasa syukur dapat hadir dalam kegiatan tersebut. Ia juga memuji peran pondok pesantren dalam mencetak generasi yang berakhlak dan berilmu.

Menurutnya, Pondok Pesantren Irsyadul Ibad yang berdiri sejak 2003 kini telah memasuki usia 23 tahun dan menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

Ia menilai rentang waktu tersebut menjadi bukti keberhasilan pondok pesantren dalam melahirkan banyak alumni yang kini berkiprah sebagai kiai, ulama, hingga pejabat.

"Di usia 23 tahun ini pasti sudah banyak alumni yang berhasil lulus dari sini, ada yang menjadi kiai, ulama, bahkan pejabat.

Pemerintah Provinsi Jambi menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya atas dedikasi pengasuh dan para guru pesantren yang telah mendidik dan mencerdaskan anak-anak Jambi," ujar Al Haris.

"Kami sangat terbantu. Jika tidak ada peran pondok pesantren, bayangkan anak-anak kita tidak memiliki akhlak mulia dan ilmu-ilmu keagamaan yang luar biasa," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Al Haris juga mendoakan Almarhum KH M Rouyani Jamil agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta dilapangkan kuburnya.

Ia juga mengapresiasi semangat para kiai dan ulama di Jambi yang terus berkontribusi dalam kehidupan keagamaan melalui pendirian pondok pesantren di berbagai daerah.

Al Haris mengakui pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran untuk memberikan perhatian maksimal kepada seluruh pondok pesantren di Jambi mengingat jumlahnya yang cukup banyak. Meski demikian, Pemprov Jambi berkomitmen tetap melakukan pembinaan terhadap pesantren.

"Kami mohon maaf jika pemerintah belum banyak memperhatikan pondok-pondok kita karena keterbatasan anggaran. Namun, kami akan terus melakukan pembinaan," katanya.

"Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan petunjuk-Nya kepada kita semua, khususnya para guru pesantren yang memiliki dedikasi luar biasa," pungkasnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, Agus Mudjahid Royhidin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia menyampaikan apresiasi khusus kepada para masyayikh, kiai, kaum muslimin dan muslimat, serta Gubernur Jambi yang telah berkenan menghadiri acara tersebut.

Agus berharap kegiatan haul tersebut menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang hadir.

Pada kesempatan itu, Gubernur Al Haris juga menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi senilai Rp20 juta.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan tausiah yang disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Rahmah Jakarta sekaligus Ketua MUI DKI Jakarta, KH Muhammad Faiz Syukron Makmun.

Baca juga: Infrastruktur Jalan Jadi Usulan Dominan Musrenbang RKPD Batang Hari 2027

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.