TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) meningkatkan rasio pembagian dividen kepada pemegang saham setelah mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan di tahun buku 2025, Kamis (4/6/2026).
Perseroan akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 396,2 miliar atau Rp 11,85 per saham kepada pemegang saham. Finance Director PT Midi Utama Indonesia Tbk Suantopo Po mengatakan, rasio pembagian dividen tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Hasil RUPS tahunan untuk tahun buku 2025 salah satu agendanya memang menyetujui pembagian dividen. Jadi dividen akan dibagikan naik dari 45 persen menjadi 50 persen dari laba bersih," ujar Suantopo Po.
"Tahun sebelumnya kita bagikan 45 persen dari laba bersih, tahun ini RUPS menyetujui pembagian 50 persen dari laba bersih," ucap Suantopo di acara Public Expose Alfamidi di Alfa Tower, Tangerang, Banten, Kamis (4/6/2026).
Total dividen yang dibagikan tahun ini naik 60 persen dibandingkan dividen tahun buku 2024 dan akan ddistribusikan ke para pemegang saham pada akhir Juni 2026.
"Jadi nilai rupiah per lembarnya adalah Rp 11,85 per lembar dan total dividen yang akan dibagikan adalah sejumlah Rp 396,2 miliar. Nilai ini naik 61 persen dibandingkan dividen tahun buku 2024. Adapun dividen tunainya akan dibagikan pada tanggal 25 Juni 2026," kata Suantopo.
Baca juga: Alfamidi Raup Pendapatan Rp 20,64 Triliun, Laba 2025 Melonjak 45 Persen
Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga mengesahkan sejumlah agenda rutin perusahaan, termasuk persetujuan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025.
"Untuk agenda RUPS lainnya hanya rutin saja, seperti persetujuan atas laporan tahunan perseroan, penunjukan akuntan publik, penentuan gaji/tunjangan anggota dewan komisaris dan persetujuan atas perubahan anggaran dasar terkait KBLI 2015 menjadi KBLI 2020," jelas Suantopo.
Baca juga: Produk Unitlink Mendominasi Perolehan Premi Baru Prudential di 2025
Alfamidi mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 792,36 miliar, meningkat 45,01 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 546,41 miliar.
Pendapatan netto perseroan juga tumbuh 3,79 persen menjadi Rp 20,64 triliun dari Rp 19,89 triliun pada 2024.
Foto : KINERJA ALFAMIDI - (kiri-kanan) Finance Director PT Midi Utama Indonesia Tbk Suantopo Po, Property and Development Director PT Midi Utama Indonesia Tbk Liliek Setiabudi, Operational Director PT Midi Utama Indonesia Tbk Heru Sarwono dan Corporate Legal and Compliance Director PT Midi Utama Indonesia Tbk Afid Hermeily dalam Konferensi Pers Public Expose Alfamidi di Alfa Tower, Tangerang, Banten, Kamis (4/6/2026). (Tribunnews.com/Lita Febriani).