Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Seorang pelajar SMA dikeroyok pelajar lainnya di wilayah Ciheuleut, Kota Bogor viral di media sosial.
Pelajar yang menjadi korban berinisial R kelas 11 SMK Bina Warga Kota Bogor.
Ia disiksa habis-habisan oleh pelajar lainnya. Mulai dari ditendang, punggungnya diinjak-injak, sampai disuruh pushup.
Pelajar lainnya yang mengeroyok ternyata ada yang masih satu sekolah dengan R dan ada dari sekolah lainnya.
Total pelajar yang mengeroyok R berjumlah enam orang.
Empat berasal dari SMK Bina Warga kelas 11 dan dua pelajar lainnya berasal dari SMK PGRI 2 kelas 10.
Pelajar yang mengeroyok R terus meracau dan mengeluarkan kata-kata kasar.
"Pushup-pushup. Buru gua mau lu pushup 10 kali," kata pelajar sambil menghitung gerakan pushup.
Pelajar ini saling tunjuk untuk menyiksa R yang tidak bisa memberikan perlawanan apapun.
Usai dipushup, R ditendangi oleh pelajar sampai diinjak-injak.
"Tendangin buru tendangin," ujarnya.
Sementara itu, Kasie Humas Polresta Bogor Kota Ipda Imam Dwi mengatakan, saat ini kasus sudah ditangani oleh unit PPA Polresta Bogor Kota.
Untuk identitasnya sendiri yakni empat orang pelajar berasal dari SMK Bina Warga.
Untuk inisialnya yakni MA pelajar kelas 11 jurusan Mesin lalu RMZW kelas 11 jurusan listrik.
Lalu ada MFS kelas 10 jurusan TSM dan HH kelas 11 jurusan Mesin.
Untuk dua orang lainnya berasal dari SMK PGRI 2 yakni FIP kelas 10 jurusan Otomotif dan MQB kelas 10 jurusan Otomotif.
"Untuk MA (diduga pelaku berasal dari Bina Warga) berdasarkan hasil koordinasi kesiswaan, ia merupakan pindahan dari SMKN 2 Kota Bogor," kata Ipda Imam Dwi, Kamis (4/6/2026).
Semua pelajar sudah didampingi orangtua dan saat ini sedang diperiksa di Unit PPA Porlesta Bogor Kota.
"Masih kami mintai keterangan dulu. Belum selesai," kata Kanit PPA Polresta Bogor Kota Ipda Intan Dian saat dihubungi TribunnewsBogor.com.