Kendarai Motor, Gubernur Hidayat Arsani Tanam Mangrove di Hari Lingkungan Hidup
Asmadi Pandapotan Siregar June 05, 2026 12:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani melakukan penanaman mangrove dalam rangka Hari Lingkungan Hidup dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 54 di Desa Baskara Bakti, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (5/6/2026).

Gubernur Hidayat Arsani yang didampingi oleh Ketua TP PKK Provinsi Babel Noni Hidayat Arsani bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel tiba di lokasi penanaman menggunakan kendaraan roda dua.

Pantauan Bangkapos.com, rombongan menempuh perjalanan dari Kantor Gubernur Babel sekitar 30 menit dengan menyusuri jalan-jalan pedesaan di sepanjang rute yang dilintasi.

Saat tiba di tempat penanaman, Hidayat Arsani nampak turun langsung ke pesisir pantai untuk menanam bibit mangrove.

Orang nomor satu di Babel tersebut juga menyempatkan diri berinteraksi dengan sejumlah peserta, baik itu dari siswa-siswi sekolah ataupun kelompok masyarakat pegiat lingkungan.

Hidayat Arsani menjelaskan, agenda menamam mangrove sengaja dipilih untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup, sebagai upaya menyelamatkan ekosistem daerah.

Momen pelaksanaan penanaman mangrove dalam rangka Hari Lingkungan Hidup dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 54 yang dilakukan Gubernur Hidayat Arsani di Desa Baskara Bakti, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (5/6/2026).
Momen pelaksanaan penanaman mangrove dalam rangka Hari Lingkungan Hidup dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 54 yang dilakukan Gubernur Hidayat Arsani di Desa Baskara Bakti, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (5/6/2026). (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho/Rifqi Nugroho)

"Bangka Belitung ini, kita tahu banyak ekosistem lingkungan yang mulai rusak. Jadi untuk daerah pesisir seperti ini, tanaman bakau ini yang bisa menjadi peyangga," ujarnya.

Disisi lain ia menegaskan, telah memerintahkan seluruh perangkat daerah hingga tingkat Desa ataupun Kelurahan agar bisa menjaga lingkungan sekitar, melalui upaya menggiatkan gerakan gotongroyong.

"Jadi dari kantor Desa, Camat, Bupati, OPD harus bersih dulu, kemudian dilanjutkan di tingkat masyarakat RT/RW. Jadi sampahnya harus kita tata bener-benar penataanya," sebutnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Provinsi Babel Noni Hidayat Arsani menyampaikan, penanaman mangrove bersama-sama merupakan momentum bagi kita untuk bangkit dan peduli terhadap pelestarian kelingkungan alam sekaligus mempererat gotong royong demi masa depan lebih sejahtera lagi. 

Momen pelaksanaan penanaman mangrove dalam rangka Hari Lingkungan Hidup dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 54 yang dilakukan Gubernur Hidayat Arsani di Desa Baskara Bakti, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (5/6/2026).
Momen pelaksanaan penanaman mangrove dalam rangka Hari Lingkungan Hidup dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 54 yang dilakukan Gubernur Hidayat Arsani di Desa Baskara Bakti, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (5/6/2026). (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho/Rifqi Nugroho)

"Karena ekosistem mangrove ini juga berdampak bernilai ekonomis untuk masyarakat Bangka Belitung, karena di dalamnya juga ada ekosistem biota laut yang harus dijaga, seperti itu," kata dia.

Disisi lain ia menerangkan, PKK memiliki peran strategis sebagai motor penggerak di lingkungan keluarga untuk menanamkan kecintaan terhadap alam dan kepedulian terhadap lingkungan dan menjaga kebersihan lingkungan.

Untuk itu dalam mementum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini saya mengimbau dan mengajak sema pihak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

"Mulai dari sekarang kita belajar untuk mengolah sampah, tidak membuang sampah sembarangan karena sampah juga menjadi salah satu problem kita saat ini. Bukan hanya di Bangka Belitung, mungkin juga di Indonesia, dan sudah ada himbauannya juga bahwa kita harus sejak dini memilah sampah-sampah organik dan non-organik seperti itu untuk kepedulian kita terhadap lingkungan di sekeliling kita terutama di Bangka Belitung," terangnya. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.