Laporan Yolanda Putri Dewanti
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Penggemar sepak bola di Jakarta punya agenda menarik pada Juni 2026 mendatang.
Jakarta International Stadium (JIS) dipastikan akan menggelar acara nonton bareng (nobar) akbar pertandingan Piala Dunia 2026 selama dua hari penuh.
Kabar gembira ini diumumkan langsung melalui akun Instagram resmi JIS (@jakintstadium).
“Semakin dinanti, nonton barenf Piala Dunia di Kampung Bola JIS,” tulis unggahan tersebut sebagaimana dikutip pada Kamis (4/6/2026).
Ajang ini disiapkan khusus untuk menghadirkan atmosfer nyata pesta sepak bola dunia, sekaligus memberikan ruang bagi ribuan suporter di Jakarta untuk merasakan euforia mendukung tim kesayangan mereka bersama-sama.
Catat Jadwal Pertandingan Lengkap di JIS
Berdasarkan informasi resmi, agenda nobar di Kampung Bola JIS ini akan berlangsung pada akhir pekan, tepatnya tanggal 20-21 Juni 2026.
“Yuk sobat JIS, catat tanggalnya 20-21 Juni 2026,” ajak akun resmi tersebut.
Selama dua hari berturut-turut, layar raksasa JIS akan menayangkan total sembilan pertandingan sengit, termasuk aksi dari tim-tim raksasa dunia seperti Brasil, Jerman, Belanda, hingga Spanyol.
Berikut adalah jadwal lengkap pertandingannya (dalam WIB):
Sabtu, 20 Juni 2026
02.00 WIB: Amerika Serikat vs Australia
05.00 WIB: Skotlandia vs Maroko
07.30 WIB: Brasil vs Haiti
11.00 WIB: Turki vs Paraguay
Minggu, 21 Juni 2026
00.00 WIB: Belanda vs Swedia
03.00 WIB: Jerman vs Pantai Gading
07.00 WIB: Ekuador vs Curacao
11.00 WIB: Tunisia vs Jepang
23.00 WIB: Spanyol vs Arab Saudi
Terobosan Baru: Pasar Tradisional Jakarta Juga Jadi Lokasi Nobar
Selain kemeriahan di stadion megah JIS, atmosfer Piala Dunia 2026 dipastikan akan menjangkau lapisan masyarakat lebih luas. Perumda Pasar Jaya kini tengah menyiapkan sejumlah pasar tradisional di Jakarta untuk disulap menjadi arena nonton bareng.
Langkah inovatif ini diambil untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi dan interaksi sosial di lingkungan pasar tradisional selama turnamen berlangsung.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada tiga pasar di Jakarta yang masuk ke dalam daftar rencana.
“Untuk sementara ada tiga pasar (yang disiapkan jadi arena nobar),” ucap Agus saat dihubungi pada Rabu (3/6/2026).
Meskipun masih enggan merinci nama-nama pasar tersebut, Agus mengindikasikan bahwa jumlah titik nobar di lingkungan pasar masih sangat mungkin bertambah karena proses pemetaan terus berjalan.
Demi merealisasikan program ini, pihak Pasar Jaya tengah intens melakukan koordinasi dengan TVRI selaku pemegang resmi hak siar Piala Dunia 2026 di Indonesia.
Pembahasan mencakup konsep acara di lapangan hingga teknis laga apa saja yang bakal ditayangkan.
“Teknisnya masih dibahas bersama pihak TVRI,” pungkasnya.
Jika kerja sama ini rampung, pasar tradisional di Jakarta tidak hanya akan menjadi pusat transaksi jual-beli sembako, tetapi juga pusat hiburan rakyat yang menyatukan para pedagang, pengunjung, dan pencinta bola dalam satu euforia Piala Dunia.