Pusat Seni dan Inovasi: Taman Ismail Marzuki Siap Sambut Jakarta Future Festival 2026
Mochamad Dipa Anggara June 05, 2026 06:33 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Taman Ismail Marzuki (TIM), pusat kesenian dan kebudayaan legendaris di Jakarta Pusat menjadi tuan rumah gelaran akbar Jakarta Future Festival (JFF) 2026. 

Festival tahunan garapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juni 2026.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Iwan Takwin mengatakan, kembalinya JFF ke TIM menjadi penegasan atas keberhasilan penyelenggaraan festival serupa pada tahun sebelumnya yang mendapat antusiasme tinggi dari publik dan para pemangku kepentingan. 

"Kepercayaan yang kembali diberikan kepada TIM menunjukkan semakin kuatnya posisi kawasan yang telah direvitalisasi ini sebagai ruang kolaborasi strategis yang mampu mempertemukan seni, budaya, inovasi, dan gagasan masa depan dalam satu ekosistem yang terintegrasi," ujar Iwan dalam keterangan resmi, Jumat (5/6/2026).

Mengusung tema 'Navigating Resilience', JFF 2026 akan menjadi panggung kolaborasi, inovasi, dan pertukaran ide visioner dalam merancang masa depan Jakarta sebagai Kota Global yang tangguh.

Terpilihnya TIM sebagai lokasi utama menegaskan peran strategis kawasan ini bukan hanya sebagai ruang ekspresi budaya, tetapi juga sebagai hub inovasi, kreativitas, dan diskursus perkotaan yang relevan dengan tantangan masa depan.

Selain itu, dipilihnya TIM juga didasarkan pada kelengkapan infrastruktur modern yang mampu mengakomodasi berbagai format acara JFF 2026, mulai dari diskusi panel tingkat tinggi, eksibisi inovasi digital, hingga instalasi seni interaktif. 

Gedung-gedung ikonik di dalam kawasan TIM, seperti Graha Bhakti Budaya, Teater Besar, Galeri Annex, hingga area terbuka Plaza Teater, telah dipersiapkan dengan fasilitas teknologi mutakhir dan manajemen arus pengunjung yang aman serta nyaman.

"TIM telah bertransformasi menjadi ruang publik yang inklusif dan adaptif. Kehadiran JFF 2026 dengan tema ketangguhan kota (urban resilience) sangat selaras dengan visi TIM yang baru, yaitu menjadi wadah tempat tradisi, seni, teknologi, dan gagasan masa depan bertemu serta berkolaborasi dalam mengukuhkan Jakarta sebagai kota global," ungkap Iwan.

Sebagai festival yang berfokus pada masa depan kota, JFF 2026 di TIM diproyeksikan akan mempertemukan ribuan partisipan yang terdiri dari pembuat kebijakan, inovator teknologi, pelaku industri kreatif, akademisi, hingga komunitas masyarakat sipil.

Seluruh fasilitas pendukung, termasuk aksesibilitas transportasi publik menuju kawasan Cikini, area parkir, serta integrasi sistem digital di area festival, dipastikan siap untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi para pengunjung.

Melalui sinergi antara kesiapan infrastruktur TIM dan program komprehensif yang dihadirkan Bappeda DKI Jakarta, JFF 2026 diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mempercepat langkah Jakarta dalam menavigasi berbagai tantangan global menuju kota yang berkelanjutan, berdaya saing, dan tangguh di masa depan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.