Viral Polisi di Lampung Tangkap Begal saat Hajatan, Ada Jeritan Histeris Mama Saya Pingsan!  
soni yuntavia June 05, 2026 10:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH – Media sosial viral setelah beredarnya sebuah video amatir durasi 30 detik merekam momen ketegangan saat sejumlah anggota kepolisian berpakaian preman berupaya menangkap begal. 

Peristiwa penangkapan begal ini terjadi di Gang Seruni, Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (2/6/2026).

Dalam video yang viral tersebut, suasana di lokasi tampak sangat kacau.

Berlatar belakang sebuah tenda hajatan berwarna putih, terdengar suara jeritan histeris dari sejumlah wanita yang berada di lokasi kejadian.

"Kami enggak terima! Lu jangan main-main ya!" teriak salah seorang warga dalam rekaman video tersebut.

Tak lama berselang, seorang wanita berambut panjang tampak syok berat dan berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar.

"Tolong! Tolong! Tolong! Tolong, tolong, tolong!" jeritnya di tengah kerumunan.

Perekam video, yang diduga merupakan pihak keluarga, melayangkan protes keras dengan nada tinggi dan penuh amarah kepada para petugas. 

Mereka menilai tindakan aparat yang melakukan penangkapan di tengah acara sosial warga sebagai tindakan yang tidak sopan dan memicu kepanikan massal.

"Kamu orang enggak sopan! Seharusnya kalau mau nangkep dia di rumah, jangan di tempat kami! Kamu orang buat waswas sembarangan! Itu mama saya sudah pingsan! Kalau mama saya mati, kalian bertanggung jawab!" teriak wanita perekam video sembari mengarahkan kamera ke arah seorang pria berbaju hitam yang tengah memegang ponsel.

"Ini orangnya, Pak. Tolong ini polisinya, polisi enggak sopan nih! Buser-buser enggak sopan! Buser enggak sopan!" lanjutnya.

Dalam video tersebut terlihat, akibat insiden tersebut, warga sekitar langsung berkerumun. 

Sebagian tampak kebingungan menyaksikan kegaduhan, sementara beberapa pria berpakaian kasual yang diduga sebagai petugas kepolisian perlahan berjalan menjauh meninggalkan lokasi kerumunan guna meredakan situasi yang kian memanas.

Menanggapi video viral yang memicu beragam reaksi netizen tersebut, pihak Polres Lampung Tengah angkat bicara dan membenarkan adanya peristiwa operasi tersebut.

Orang yang menjadi incaran jajaran kepolisian dalam peristiwa tersebut diduga merupakan residivis kasus begal yang sudah lama buron. 

Posisi saat itu, anggota melihat keberadaannya dan langsung berupaya melakukan penangkapan.

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Muhammad Renanta Al Ghazali mengonfirmasi bahwa pria-pria yang diprotes warga di dalam video tersebut memang benar merupakan anggotanya yang sedang menjalankan tugas penangkapan terhadap seorang target operasi.

"Terkait video tersebut, benar anggota Tekab 308 Polres Lampung Tengah melakukan kegiatan (upaya penangkapan) tersebut," kata Renanta saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).

Meski sempat terjadi ketegangan dan penolakan dari pihak keluarga atau warga di lokasi, Renanta menegaskan bahwa proses hukum terus berjalan. 

Saat ini, kata dia, petugas di lapangan masih terus melakukan pengejaran terhadap target yang bersangkutan.

"Dan untuk pelaku, sampai saat ini masih kami buru," pungkasnya.

( TRIBUNLAMPUNG.CO.ID / Fajar Ihwani Sidiq )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.