UI Cordoba Banyuwangi Gelar Kuliah Internasional, Bahas Masa Depan AI Global
Cak Sur June 05, 2026 10:32 PM

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Universitas Islam Cordoba (UI Cordoba) Banyuwangi di Jawa Timur (Jatim) menggelar kuliah internasional bertajuk "Beyond Algorithms: Ethics, Trust, and Human Flourishing in the AI Era", Jumat (5/6/2026).

Forum akademik tersebut, menghadirkan pakar dari Amerika Serikat, Malaysia dan Indonesia untuk membahas perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dari perspektif etika, kepercayaan, serta nilai-nilai kemanusiaan.

Kegiatan itu menjadi ruang dialog lintas disiplin yang menyoroti pentingnya penguatan moral dan etika, di tengah semakin luasnya pemanfaatan AI dalam berbagai sektor kehidupan.

“Kegiatan ini menjadi ruang diskusi lintas disiplin yang menyoroti pentingnya nilai-nilai moral dalam pemanfaatan teknologi, seiring pesatnya perkembangan AI di berbagai sektor kehidupan,” kata Rektor UI Cordoba Banyuwangi, Prof Agus Trihartono. 

Akademisi AS Soroti Krisis Kepercayaan di Era Digital

Pembicara pertama, Prof Halimin Herjanto dari Marymount University, membawakan materi berjudul Barakah Algorithm: Building Brand Trust in a Skeptical World.

Dalam paparannya, ia menjelaskan, bahwa dunia bisnis saat ini menghadapi tantangan berupa menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap komunikasi pemasaran digital.

Menurutnya, konsumen semakin skeptis terhadap iklan dan pesan promosi yang dianggap manipulatif.

Karena itu, nilai-nilai Islam seperti amanah dan sidq (kejujuran) dapat menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan jangka panjang antara organisasi dan masyarakat.

“Pemasaran yang jujur bukan hanya etis, tetapi juga menciptakan loyalitas dan keberlanjutan bisnis yang lebih kuat,” ujar Prof Halimin.

Poin Utama Paparan Prof Halimin:

  • Kepercayaan menjadi aset utama di era digital.
  • Konsumen semakin kritis terhadap pesan pemasaran.
  • Amanah dan kejujuran menjadi kunci keberlanjutan bisnis.
  • AI perlu digunakan secara transparan dan bertanggung jawab.

Pakar Malaysia Bahas Tata Kelola AI dalam Politik Global

Sesi berikutnya menghadirkan Prof Suyatno Ladiqi dari Universiti Sultan Zainal Abidin, yang mengangkat tema From Westphalia to Webphalia: How Islamic Ethics Can Guide AI in World Politics.

Ia menjelaskan, bahwa perkembangan teknologi digital dan AI telah mengubah pola tata kelola global, termasuk dalam bidang politik internasional.

Menurutnya, prinsip-prinsip Islam seperti Adl (keadilan), Amanah (akuntabilitas) dan Maslahah (kemaslahatan publik) dapat menjadi pedoman dalam menciptakan tata kelola AI yang lebih bertanggung jawab, serta berorientasi pada kesejahteraan manusia.

“Prinsip-prinsip tersebut dapat menjadi landasan etik dalam membangun tata kelola AI yang lebih bertanggung jawab, dan berorientasi pada kesejahteraan manusia,” jelas Prof Ladiqi.

Rektor UI Cordoba Tekankan Keseimbangan Teknologi dan Kebijaksanaan

Dalam keynote lecture bertajuk The Human Advantage: Faith, Wisdom, and Relevance in the Age of AI, Prof Agus Trihartono menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan etika dan kebijaksanaan.

Menurutnya, kecerdasan buatan tidak boleh hanya dinilai dari kemampuan teknologinya, tetapi juga dari dampaknya terhadap kehidupan manusia.

“Teknologi menjawab pertanyaan tentang apa yang bisa dilakukan. Etika menjawab pertanyaan tentang apa yang seharusnya dilakukan. Sementara kebijaksanaan membantu kita memahami mengapa sesuatu perlu dilakukan,” ujar Agus.

Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menjembatani inovasi teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Diikuti 150 Peserta dari Kampus dan Masyarakat Sipil

Kuliah internasional tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari:

  • Dosen dan mahasiswa
  • Perguruan tinggi keagamaan Islam swasta
  • Perwakilan kampus di Banyuwangi dan Bondowoso
  • Organisasi masyarakat sipil

Salah satu organisasi yang terlibat adalah Lakpesdam NU Banyuwangi yang turut memperkaya diskusi mengenai etika dan masa depan AI.

UI Cordoba Dorong Kolaborasi Etika dan Teknologi

Melalui forum internasional ini, UI Cordoba berharap dapat mendorong lahirnya kolaborasi akademik yang lebih luas dalam menghadapi tantangan perkembangan AI.

Selain memperkuat pemahaman teknologi, forum ini juga menekankan pentingnya perspektif etika, kepercayaan dan kemanusiaan agar perkembangan AI tetap memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Fakta Penting Kuliah Internasional AI UI Cordoba

  • Tema: Beyond Algorithms: Ethics, Trust, and Human Flourishing in the AI Era
  • Lokasi: Banyuwangi
  • Peserta: sekitar 150 orang
  • Pembicara: akademisi dari AS, Malaysia dan Indonesia
  • Fokus: etika AI, kepercayaan publik, tata kelola teknologi, dan kemanusiaan
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.