Kolaborasi RDIF dan MODENA Perkuat Kerjasama Antara Rusia-Indonesia
Konten Grid June 06, 2026 01:34 PM

nextren.com - Russian Direct Investment Fund atau RDIF dan MODENA Group resmi menandatangani perjanjian kerja sama strategis untuk memperkuat proyek investasi bersama antara Rusia dan Indonesia.

Perjanjian ini diteken di sela-sela St. Petersburg International Economic Forum pada 4 Juni 2026.

Lewat kerja sama tersebut, RDIF dan MODENA akan menjajaki pengembangan proyek industri dan manufaktur di kedua negara, termasuk pembentukan usaha patungan, transfer teknologi, serta lokalisasi produksi.

Kolaborasi ini juga mencakup pengembangan teknologi tinggi dan transformasi digital. Area yang dibidik meliputi solusi ICT MODENA Seamless dan teknologi kecerdasan buatan dari Rusia.

CEO RDIF Kirill Dmitriev mengatakan kemitraan ini menjadi dasar untuk menghadirkan proyek industri bersama, memperluas kapasitas manufaktur, dan mempercepat lokalisasi teknologi bernilai tinggi di Rusia maupun Indonesia.

"Kemitraan ini menjadi landasan untuk menghadirkan proyek-proyek industri bersama, memperluas kapasitas manufaktur, serta mempercepat lokalisasi teknologi bernilai tinggi di Rusia maupun Indonesia," kata Kirill Dmitriev.

Dari pihak MODENA, Executive Vice President MODENA Michael Jizhar menyebut Indonesia sedang memasuki fase transformasi penting.

Menurutnya, inovasi dan teknologi akan berperan lebih besar dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

"Melalui kemitraan dengan RDIF dan berbagai perusahaan terkemuka Rusia, kami ingin mempercepat perjalanan tersebut dengan menjajaki peluang di sektor manufaktur, AI, dan ICT," ujar Michael Jizhar.

Kerja sama ini juga membuka jalan bagi perusahaan Indonesia untuk masuk ke pasar Rusia. Di sisi lain, perusahaan Rusia mendapat peluang untuk mengembangkan bisnis di Indonesia.

Bagi MODENA, kolaborasi ini memperkuat posisinya sebagai grup multinasional dengan cakupan bisnis luas.

Perusahaan tersebut kini bergerak di 12 sektor, mulai dari elektronik, energi, solusi air bersih, mobilitas, industri berat, telekomunikasi, ritel, logistik, peralatan medis, ICT, hingga jasa keuangan.

Secara strategis, kerja sama RDIF dan MODENA penting karena tidak hanya bicara investasi modal.

Kolaborasi ini juga menyentuh transfer teknologi, penguatan manufaktur, dan pemanfaatan AI serta ICT di sektor industri.

Namun, dampaknya akan bergantung pada realisasi proyek di lapangan. Tantangan utama tetap ada pada regulasi, kesiapan pasar, dan kemampuan kedua pihak mengubah kerja sama ini menjadi investasi konkret.

Jika berjalan sesuai rencana, kolaborasi RDIF dan MODENA dapat menjadi pintu baru bagi Indonesia untuk memperkuat posisi di rantai industri dan teknologi global.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.