Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Semangat menjaga kelestarian lingkungan ditunjukkan perangkat Kelurahan Nagri Tengah bersama warga dengan menggelar aksi bersih-bersih di aliran Sungai Cigalugur yang membentang di kawasan pusat Kota Purwakarta, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sekaligus menjadi bagian dari program rutin kebersihan lingkungan yang selama ini dijalankan pemerintah kelurahan.
Pantauan Tribunjabar.id, sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, aparat kelurahan, ketua RT, dan warga terlihat turun langsung ke bantaran hingga badan sungai.
Dengan membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sabit, garpu sampah, dan karung, mereka membersihkan tumpukan sampah plastik, ranting, serta ilalang yang tumbuh di sepanjang aliran sungai.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah titik di bantaran Sungai Cigalugur mulai tertutup rerumputan liar dan sampah rumah tangga yang terbawa arus.
Warga secara gotong royong menyisir aliran sungai, mengangkat sampah yang tersangkut di bebatuan maupun semak-semak. Tumpukan sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian diangkut untuk dibuang ke tempat penampungan.
Selain membersihkan sungai, petugas dan warga juga merapikan area sekitar lingkungan permukiman yang berbatasan langsung dengan aliran sungai.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian warga sekitar yang turut membantu proses pembersihan.
Lurah Nagri Tengah, Engkun Kuntadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin "Ngosrek" yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat sesuai arahan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.
Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya dilakukan saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, melainkan harus menjadi budaya yang diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
"Ini merupakan kegiatan rutin kami melalui program Ngosrek yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat. Hari ini bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sehingga kami bersama RT dan warga melaksanakan pembersihan di Sungai Cigalugur serta lingkungan-lingkungan lainnya di wilayah Kelurahan Nagri Tengah," ujar Engkun kepada Tribunjabar.id, Sabtu (6/6/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan Sungai Cigalugur yang melintasi pusat Kota Purwakarta harus dijaga bersama agar tetap bersih dan mampu menjalankan fungsinya sebagai saluran air yang baik.
Engkun juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai maupun saluran drainase. Kebiasaan tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab terjadinya penyumbatan aliran air yang berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir saat musim hujan.
Selain itu, lanjut dia, lingkungan yang kotor juga dapat menjadi sumber berbagai penyakit yang mengancam kesehatan masyarakat.
"Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat semakin sadar untuk tidak membuang sampah ke sungai atau selokan serta aktif menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing," katanya.(*)