POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Semangat meraih prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Bangka Belitung Tahun 2026 tak hanya datang dari kalangan pelajar maupun atlet profesional. Seorang prajurit aktif TNI juga turut ambil bagian untuk mengharumkan nama Kabupaten Belitung Timur melalui cabang olahraga tenis meja.
Adalah Fauzi Nur Asetullah (21), anggota Yon-TP 845/Ksatria Satam yang sehari-hari bertugas di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Renggiang. Di balik tugasnya sebagai aparat negara, Fauzi menyimpan kecintaan besar terhadap olahraga tenis meja yang telah ditekuninya sejak lama.
Saat mengikuti kegiatan Program Training Center (TC) Berjalan di Lapangan Futsal Kawasan Perkantoran Terpadu Pemkab Belitung Timur, Jumat (5/6/2026), sosok Fauzi tampak menyatu bersama ratusan atlet lainnya yang tengah mempersiapkan diri menuju Porprov.
Meski kini berstatus sebagai prajurit aktif, Fauzi mengaku telah mengenal dunia tenis meja jauh sebelum memutuskan bergabung dengan TNI.
“Saya memang sudah hobi dan menekuni tenis meja ini sejak lama, jauh sebelum saya memutuskan untuk mendaftar menjadi tentara. Dulu, saya juga sering mengikuti berbagai kejuaraan lokal maupun regional saat masih menetap di Jambi,” cerita Fauzi saat dijumpai, Jumat (5/6/2026) sore.
Sepak terjang Fauzi dalam tenis meja pun tidak bisa dianggap remeh. Dirinya telah merasakan atmosfer pertandingan sejak tahun 2016, mulai dari turnamen tingkat daerah hingga merambah ke pentas nasional.
Baca juga: Demi Emas Porprov 2026, Atlet Renang Beltim Julia Antonio Intensif Berlatih
Fauzi bahkan pernah memboyong medali perak dalam kejuaraan tingkat provinsi di tanah kelahirannya, Jambi.
Kini, nasib dan tugas kedinasan membawa Fauzi ke Pulau Belitung. Kesempatan emas saat ini pun tidak ingin ia sia-siakan begitu saja ketika panggilan memperkuat kontingen Porprov Beltim datang menghampiri.
Namun, statusnya sebagai prajurit aktif tentunya menuntut pengorbanan. Berbeda dengan atlet dari kalangan pelajar atau umum, Fauzi harus bisa membagi waktu dan konsentrasi antara tugas piket militer dan jadwal latihan.
Demi menjaga performa, Fauzi meluangkan waktu sebanyak empat kali dalam seminggu untuk rutin berlatih tenis meja.
“Jadwal latihan rutin saya sekarang hari Senin, Rabu, Kamis, dan Sabtu. Ini baru sekitar dua minggu berjalan, dan ke depan pasti akan semakin intens,” ucapnya.
Pada ajang Porprov VII nanti, Fauzi dijadwalkan akan turun di dua nomor sekaligus, yakni nomor perorangan putra serta nomor beregu putra.
Fauzi mengaku sangat optimis tekadnya untuk menyumbangkan medali bagi Beltim bisa nyata terwujud.
Menariknya, Fauzi bukan satu-satunya tentara yang menjadi kontingen Beltim. Di cabor pencak silat, rekan satu markasnya di Yon-TP 845/Ksatria Satam yang bernama Zidan juga turut terpilih. Sinergi mereka pun diharapkan mampu mendongkrak mental juara kontingen secara keseluruhan.
“Insya Allah, saya optimis bisa menyumbang medali. Yang paling penting bagi saya sekarang adalah fokus latihan, menjaga kondisi tubuh, dan mempersiapkan mental bertanding sebaik mungkin,” tutup Fauzi. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)