POSBELITUNG.CO -- Isu pencopotan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, sampai ke telinga sang anak, Yudo Sadewa.
Menanggapi isu pencopotan sang ayah, Yudo Sadewa buka suara memberikan pandangannya.
Menurut Yudo, isu pencopotan Purbaya sebagai Menteri Keuangan sengaja dihembuskan untuk menyebar ketakutan dan menurunkan harga saham.
"Biasa biar tebar fear dan mereka bisa beli murah," tulis Yudo dikutip TribunJakarta.com dari Instagramnya, pada Jumat (5/6/2026).
Seperti yang diketahui, isu Purbaya dicopot muncul di tengah melemahnya rupiah.
"ini serius menkeu Purbaya mau diganti sama Chatib Basri???? Lebih baik, sama atau bahkan lebih buruk guys?"
Baca juga: Profil Biodata Sarwendah, Terancam Diboikot usai Ucap Cong Diduga Sindir Ruben Onsu, Kini Minta Maaf
"Jadi Pak Purbaya diganti Chatib Basri udah official nih?"
"PURBAYA MAU DICOPOT GENGSSS. GANTI NTAA CHATIB BASRI"
Yudo Sadewa adalah anak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Belum diketahui Yudo Sadewa kuliah di mana.
Usia Yudo Sadewa saat ini diperkirakan adalah 20 tahun.
Adapun, nama lengkap Yudo Sadewa adalah Yudo Achilles Sadewa.
Dikutip dari berbagai sumber, nama Yudo Sadewa sudah tidak asing di kalangan komunitas aset kripto.
Ia dikenal sebagai seorang trader muda yang memulai perjalanannya sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Strategi andalannya adalah scalping, sebuah teknik jual-beli aset dalam interval waktu yang sangat singkat untuk mengumpulkan keuntungan kecil secara konsisten.
Nama Yudo Sadewa pertama kali mencuri perhatian pada tahun 2022, saat ia masih berstatus siswa kelas 11 SMA.
Kala itu, ia membuat klaim fenomenal berhasil meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah dari investasi pada aset kripto Shiba Inu.
Tak berhenti di kripto, Yudo juga menjajal peruntungan di berbagai instrumen investasi lain, mulai dari saham, obligasi, forex, hingga pernah menanamkan dana sebesar Rp100 juta di Binary Option, sebuah platform trading yang dikenal memiliki risiko sangat tinggi.
Kedekatannya dengan dunia aset digital juga membuatnya sempat dikaitkan dengan Akademi Crypto, sebuah platform edukasi yang didirikan oleh influencer investasi, Timothy Ronald.
Hal ini diperkuat oleh beberapa konten yang pernah ia unggah yang kerap bertemakan trading dan investasi.
Anak Purbaya, Yudo Sadewa mengomentari isu pencopotan sang ayah sebagai Menteri Keuangan.
Menurut Yudo, isu tersebut sengaja dibuat demi menyebar ketakutan dan menurunkan harga saham.
Baca juga: Biodata Wendy Lo Adik Sarwendah, Minta Ruben Onsu Mati Saja Imbas Nafkah Anak: Apa Gunanya
"Biasa biar tebar fear dan mereka bisa beli murah," tulis Yudo dikutip TribunJakarta.com dari Instagramnya, pada Jumat (5/6/2026).
Setelah mengungkapkan hal tersebut, Yudo mengaku akun Instagramnnya langsung diserang oleh buzzer.
Ia lalu menyampaikan komentar bernada satire.
"Akun gue diserang akun fake tolong, kalau ada bapak kenapa? Gak bisa kebagian jatah korupsi ya, takut dicepu ya? Kalau kebagian jatah duit juga diem buzzer ini," tulis Yudo.
Di akhir pernyataannya, Yudo menyebut sebagian besar pejabat merupakan koruptor.
Ia kemudian menyindir budaya menyontek di kalangan pelajar yang masih lestari hingga sekarang.
"Pegang statement gue '80 persen pejabat itu korupsi semua' Kalau lo mau berantas nanti hilang semua, upps," tulis Yudo.
"Tapi ini sudah menjadi budaya yang susah hilang di Indonesia, enggak percaya? cek temen lo pasti ada yang nyonyek," imbuhnya.
Isu perombakan atau reshuffle kabinet yang belakangan berembus dibantah oleh pihak Istana.
Isu reshuffle kabinet tersebut berembus setelah adanya kabar pengunduran diri Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Namun, isu pengunduran diri tersebut, telah dibantah oleh Menkeu Purbaya pada Kamis (4/6/2026).
Terkini, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, juga menegaskan tidak ada reshuffle di Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Reshuffle? Belum ada reshuffle," ucap Prasetyo Hadi dalam keterangannya terkait isu terkini pada Kamis malam.
Lantas, ketika disinggung awak media bahwa ramai di media sosial terkait kabar pengunduran diri Menkeu Purbaya, Mensesneg pun membantahnya.
"Enggak ada. Enggak ada," bantah politikus Gerindra itu.
Prasetyo Hadi menjelaskan, Menteri Purbaya sudah memberikan klarifikasi terkait isu tersebut. Jadi, menurutnya, tidak ada pergantian jabatan Menkeu.
Sekarang ini, kata Prasetyo Hadi, yang diperlukan adalah adanya koordinasi antar kementerian/lembaga.
"Saya kira tadi sore juga sudah di disampaikan oleh beliau (Menkeu) juga kan, tidak ada tidak ada rencana pergantian. Justru yang sekarang kita perlukan adalah saling koordinasi yang erat dan intens antara kementerian keuangan, BI, otoritas jasa keuangan."
"Jadi, ndak ada, belum ada rencana itu (pergantian)," lanjut Mensesneg
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah kabar yang menyebut dirinya akan mengundurkan diri dari jabatan Menteri Keuangan.
Purbaya mengaku tidak mengetahui asal usul rumor tersebut. Ia bahkan menanggapinya dengan nada bercanda.
"Mundur? Saya sukanya maju jadi enggak itu. Saya enggak tahu isu itu mulai timbul dari mana," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Purbaya menegaskan dirinya masih menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Menteri Keuangan seperti biasa.
Ia juga mengaku tidak mengetahui alasan munculnya spekulasi mengenai pergantian dirinya dari posisi bendahara negara.
Sebelumnya, beredar kabar Purbaya akan meninggalkan kursi Menteri Keuangan.
Rumor tersebut juga menyebut nama mantan Menteri Keuangan periode 2013 sampai 2014, Chatib Basri, sebagai salah satu kandidat pengganti.
Selain Chatib, nama Budi Gunadi Sadikin juga sempat dikaitkan dengan posisi Menteri Keuangan dalam berbagai spekulasi yang beredar di pasar.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah maupun Istana mengenai rencana pergantian Menteri Keuangan.
Purbaya memastikan kabar mengenai pengunduran dirinya tidak benar. Ia menegaskan tetap menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.
(Posbelitung.co/TribunJakarta.com/Kompas.com)