Berita Persebaya Hari Ini, Tavares Ungkap Fakta Keputusan Bruno Moriera, Sedih Tapi Harus Mengerti
Wiwit Purwanto June 07, 2026 09:32 AM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Kepergian Bruno Moreira dari Persebaya Surabaya tak hanya mengakhiri kebersamaan selama empat musim, tetapi juga meninggalkan ruang kosong di hati Bonek dan Bonita.

Meski berat, pelatih Bernardo Tavares memilih menghormati keputusan sang kapten yang melanjutkan karier bersama Port FC di Thailand.

Pemain asal Brasil tersebut memutuskan menerima tantangan baru di Liga Thailand setelah menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan Persebaya dalam beberapa musim terakhir.

Selain berperan sebagai motor serangan, Bruno juga dipercaya mengemban ban kapten dan menjadi panutan bagi rekan-rekannya.

"Dia memutuskan untuk melanjutkan karier di tempat lain. Tentu kami menghormati keputusan tersebut," kata Bernardo Tavares kepada SURYA.co.id, Jumat (5/6/2026).

Baca juga: Update Transfer Persebaya: Miguel Pereira Diklaim Deal, Yann Mabella Grade A Tapi Beresiko

"Dalam sepak bola, setiap pemain memiliki hak untuk menentukan jalan terbaik bagi karier dan keluarganya," tambah pelatih berusia 46 tahun itu.

Persebaya Sudah Beri Penawaran Terbaik

Bernardo Tavares meyakini manajemen Persebaya telah berupaya maksimal mempertahankan Bruno Moreira. Berbagai langkah dilakukan agar pemain berusia 26 tahun itu tetap menjadi bagian Bajul Ijo pada musim 2026/2027.

Namun, menurutnya, tidak semua harapan dapat berakhir sesuai keinginan. Ada keputusan yang harus dihormati demi masa depan pemain.

"Saya tahu manajemen sudah berupaya memberikan penawaran terbaik agar dia tetap bersama Persebaya. Namun, terkadang dalam kehidupan, tidak semua hal berjalan sesuai harapan," ucapnya.

Baca juga: Pesan Perpisahan Menyentuh Perovic Untuk Persebaya, Sekali Hijau Tetap Hijau

Bruno resmi mengakhiri kiprahnya bersama Persebaya dan bergabung dengan Port FC, klub papan atas Liga Thailand yang musim lalu finis sebagai runner-up di bawah Buriram United.

Di klub barunya, Bruno akan bermain satu tim dengan bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Kesempatan tampil di AFC Champions League Elite musim depan juga menjadi daya tarik tersendiri dalam perjalanan kariernya.

Tinggalkan Kenangan untuk Bonek dan Bonita

Bagi Persebaya, kepergian Bruno bukan sekadar kehilangan pemain asing. Sosoknya telah tumbuh menjadi pemimpin di ruang ganti dan figur yang dekat dengan suporter.

Tavares memahami kesedihan yang dirasakan Bonek dan Bonita setelah melihat salah satu pemain favorit mereka memilih melanjutkan perjalanan di klub lain.

"Saya memahami jika banyak Bonek dan Bonita merasa kecewa atau sedih dengan kepergian Bruno. Dia telah memberikan banyak hal untuk klub ini dan meninggalkan kenangan yang baik bagi Persebaya," kata Bernardo Tavares.

Atas nama tim, pelatih asal Portugal tersebut menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang diberikan Bruno selama berseragam hijau.

"Terima kasih atas dedikasi dan kontribusinya selama berseragam Persebaya. Kami mendoakan yang terbaik untuk kariernya di masa depan," pungkasnya.

Bruno pertama kali datang ke Indonesia pada Liga 1 musim 2021/2022. Pemain jebolan akademi Santos itu langsung mencuri perhatian dengan mencetak tujuh gol dari 29 pertandingan.

Sempat berkarier di Yunani bersama Niki Volos, Bruno kembali ke Persebaya pada 2023 dan menjelma menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di dalam skuad. Pada periode keduanya, ia membukukan 29 gol dari 84 penampilan serta dipercaya mengenakan ban kapten.

Sepanjang musim 2025/2026, kontribusinya kembali terlihat lewat torehan 12 gol dan tujuh assist dari 28 pertandingan. Catatan tersebut menegaskan perannya sebagai pemain yang mampu menjadi pembeda dalam laga-laga penting.

Saat berpamitan dengan Persebaya, Bruno menyampaikan pesan emosional kepada para pendukung.

"Empat tahun bersama klub ini, kota ini, dan para suporter," tulisnya saat berpamitan.

"Menjadi pemimpin di klub yang memiliki sejarah besar mengajarkan saya bahwa tidak ada yang lebih besar dari siapa pun. Kami semua setara dan disatukan oleh mimpi yang sama,"

Kepergian Bruno juga menjadi bagian dari perombakan skuad Persebaya menjelang musim baru. Selain dirinya, sejumlah pemain asing lain seperti Gustavo Fernandes, Bruno Paraiba, Pedro Matos, Milos Raickovic, dan Mihailo Perovic turut meninggalkan klub.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.