Curhat Pilu Kehilangan Mendiang Ibu, Tangis Raisa Pecah di Konser Love & Let Go
Devi Agustiana June 07, 2026 09:34 AM

Grid.ID - Di tengah jalannya konser istimewa bertajuk Love & Let Go, solois Raisa Andriana tak sanggup membendung air matanya saat mengenang kepergian dua sosok yang berarti dalam perjalanan hidupnya. Panggung megah Jakarta Convention Center (JCC) Senayan seketika diselimuti suasana haru yang luar biasa pada Sabtu (6/6/2026) malam.

Sembari berdiri di bawah sorotan lampu panggung, ibu satu anak ini membagikan kisah perjuangan batinnya dalam menghadapi rasa kehilangan terdalam setelah kepergian sang ibunda tercinta yang berpulang setahun lalu.

"Tahun kemarin aku benar-benar berkenalan sama yang namanya duka. Kaya kita tau kesedihan, tau people come and go, kita tau cuma tidak ada yang benar-benar rasanya seperti kehilangan ibu, kehilangan orang tua, kehilangan orang yang paling dekat dengan kita, belahan jiwa kita," kata Raisa dengan suara bergetar.

Proses melewati fase kedukaan bukanlah hal mudah bagi ibunda Zalina ini. Kehilangan pelindung sekaligus belahan jiwanya sempat membuat Raisa dilingkupi kebingungan tentang bagaimana ia harus melanjutkan langkah kakinya.

Namun, alih-alih terus tenggelam dalam kesedihan yang berlarut-larut, Raisa memilih jalan yang menyentuh untuk berdamai dengan rasa rindunya. Ia menyadari bahwa memori indah tentang sang ibu akan selalu hidup di dalam rasa duka tersebut.

"Apa sih perasaan ini, perasaan sedih ini, gimana cara aku hidup dengan perasaan ini, gimana aku hidup setelah kehilangan ibu. Kecuali aku bisa berdamai dengan rasa duka itu sendiri, maka setelah aku berfikir, berdoa dan ingat-ingat yang baik sama ibu, sekarang aku malah berharap duka ini bersamaku selamanya."

"Justru dalam duka ini semua memori ibu, semua orang yang kita cintai itu ada," ungkapnya.

Bagi Raisa, berdamai dengan takdir telah membukakan jalan baginya untuk tetap berbakti kepada mendiang sang ibu melalui karya musik. Malam itu, ia membawakan lagu emosional bertajuk Kuharap Duka Ini Selamanya sebagai wujud cinta abadinya.

"Dan ternyata ketika aku bisa berdamai dengan duka itu, aku bisa berbakti dengan ibu ku lewat karyaku. Dan aku yakin pasti kalau aku dengerin ke ibu. Ibu pasti suka banget, dan ketidak hadiran ibu malam ini benar-benar terasa nyaring banget di aku."

"Dan ini lagu aku persembahkan untuk almarhumah ibu ku. Semoga kita bisa berdamai dengan duka," tutur Raisa sesaat sebelum melantunkan lagu tersebut.

Suasana semakin mengharu biru ketika layar raksasa di panggung menampilkan cuplikan momen-momen hangat kebersamaan Raisa dengan mendiang ibunya.

Tak hanya mengenang sang ibu, pertunjukan malam itu juga menjadi momen emosional untuk memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu sahabat terbaiknya di dunia musik, mendiang Vidi Aldiano, yang berpulang setelah perjuangan panjang melawan penyakit kanker.

Diketahui Raisa Live in Concert: Love & Let Go sendiri merupakan hajatan besar yang diselenggarakan selama dua hari, yakni pada 6 dan 7 Juni 2026. Pertunjukan ini dipromotori oleh Juni Concert bekerja sama dengan Antara Suara.

Salah satu daya tarik utama dari konser ini adalah keterlibatan komposer Andi Rianto bersama Magenta Orchestra. Seluruh lagu yang dibawakan oleh Raisa disajikan dengan aransemen musik orkestra yang megah, memberikan nuansa baru yang lebih mewah bagi para pendengar.

Selain kehadiran Ariel NOAH di hari pertama, konser ini juga bertabur bintang lainnya. Diva internasional Anggun C. Sasmi, serta Barsena Bestandhi turut tampil memperkuat jalannya konser di kedua hari tersebut.

Sementara itu, untuk hari kedua konser pada Minggu (7/6/2026), giliran penyanyi muda berbakat Rony Parulian yang dihadirkan sebagai kolaborator spesial.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.