Grid.ID - Sorak-sorai penggemar memenuhi kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (6/6/2026). Ribuan EXO-L, sebutan untuk penggemar EXO, datang dari berbagai penjuru Indonesia demi menyaksikan grup idola yang telah lama mereka nantikan. Di antara lautan lightstick dan spanduk dukungan, tersimpan banyak cerita tentang persahabatan, perjuangan mendapatkan tiket, hingga perjalanan panjang yang ditempuh demi bertemu sang idola.
Bagi sebagian orang, konser hanyalah sebuah hiburan. Namun bagi para penggemar EXO yang datang dari Jakarta, Banyumas, Yogyakarta, Kalimantan, hingga Tangerang, konser ini adalah puncak dari penantian selama tujuh tahun.
Fenomena fandom K-Pop telah mengubah cara orang membangun pertemanan. Tidak sedikit hubungan yang awalnya hanya sebatas interaksi di media sosial kemudian berkembang menjadi persahabatan yang erat.
Salah seorang penggemar menceritakan bahwa dirinya bertemu teman-teman yang kini menemaninya menonton konser melalui komunitas daring.
"Kalau aku sama Kak Ayu nih mutualan di konser sebelumnya. Terus ada yang satu daerah, tapi rata-rata sih ketemunya online," ujar penggemar EXO di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu (6/6/2026).
Menariknya, sebagian besar dari mereka justru baru pertama kali melihat konser dari EXO.
"Semua pertama kali!" katanya.
Tingginya antusiasme terhadap konser EXO membuat tiket ludes dalam waktu singkat. Bahkan ketika promotor mengumumkan tambahan pertunjukan (additional show), perjuangan para penggemar belum berakhir. Salah satu penggemar mengenang momen menegangkan saat berburu tiket.
"Kita dapetnya di additional show. Waktu itu antreannya sampai 180 ribu! Jadi akunnya mental (keluar sistem), untungnya teman ada yang dapet duluan. Pas additional show, aku dapet antrean 2000-an, jadi bisa bayar di menit ke-17," ujarnya.
Konser bertajuk EXO PLANET #6 - EXhOrizon in JAKARTA ini memiliki makna yang lebih mendalam dibandingkan konser-konser lainnya. Pasalnya, EXO terakhir kali mengunjungi Indonesia pada tahun 2019.
"7 tahun! Terakhir EXO ke sini itu 2019," jelasnya.
Salah satu perubahan terbesar yang dirasakan penggemar EXO selama tujuh tahun terakhir adalah kondisi kehidupan mereka sendiri.
Ketika EXO terakhir datang ke Indonesia pada 2019, banyak penggemar masih berstatus pelajar atau mahasiswa. Keinginan untuk membeli tiket konser sering kali harus disesuaikan dengan kondisi keuangan keluarga.
"Dulu kita masih sekolah, masih kuliah, uang masih diatur orang tua. Sekarang kita memamerkan 'adult money' kita! Pakai hasil keringat sendiri, jadi puas banget rasanya," katanya.