TRIBUNPAUABARAT.COM, MANOKWARI - Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 menyiapkan skema pengaturan kedatangan dan kepulangan peserta untuk mengantisipasi keterbatasan akomodasi di Manokwari.
Strategi ini diterapkan agar seluruh kontingen tetap nyaman selama mengikuti pesta paduan suara gerejawi tingkat nasional tersebut.
Ketua Harian Panitia, Yacob S. Fonataba, menjelaskan sistem in-out akan diberlakukan sesuai jadwal kategori lomba.
Peserta yang telah menyelesaikan perlombaan pada sesi pertama akan kembali ke daerah masing-masing, kemudian digantikan oleh peserta kategori berikutnya.
“Dengan pola ini, jumlah peserta yang berada di Manokwari dalam waktu bersamaan diperkirakan hanya sekitar 4.000 orang,” ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Baca juga: Panitia Pesparawi Nasional XIV Siap Sambut Ribuan Peserta di Manokwari
Menurut Yacob, langkah tersebut dilakukan setelah panitia melakukan inventarisasi kapasitas penginapan yang tersedia.
"Saat ini, fasilitas akomodasi di Manokwari mampu menampung sekitar 6.000 orang, sementara jumlah peserta dan pendamping yang diperkirakan hadir mencapai 8.000 orang dari 38 provinsi," jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa data peserta diperoleh melalui aplikasi pendaftaran resmi panitia yang mencakup seluruh unsur kegiatan, mulai dari peserta lomba, official, konduktor, peserta musyawarah nasional, workshop, hingga pameran.
"Panitia optimis skema pengaturan kedatangan dan kepulangan peserta akan mendukung kelancaran seluruh rangkaian Pesparawi Nasional XIV," tuturnya.
Ajang ini menjadi salah satu kegiatan berskala nasional terbesar yang pernah digelar di Papua Barat dan diharapkan memberi dampak positif bagi sektor pariwisata serta perekonomian masyarakat setempat.