Piala Dunia 2026 - Timnas Iran Dapat Visa, tapi Hanya Bisa Singgah Bertanding di Amerika Serikat
Aurora Nightingale June 07, 2026 04:51 PM

Tim nasional Iran harus bersiap menempuh perjalanan panjang demi ambil bagian di Piala Dunia 2026.

BOLASPORT.COM - Meski telah memperoleh visa untuk tampil di Piala Dunia 2026, Timnas Iran hanya diperbolehkan datang ke Amerika Serikat (AS) untuk bertanding dan segera kembali setelah laga berakhir.

Menjelang turnamen empat tahunan ini, polemik terkait visa bagi Timnas Iran menjadi salah satu isu yang paling ramai diperbincangkan.

Masalah tersebut muncul akibat hubungan diplomatik antara AS dan Iran yang memanas dalam beberapa bulan terakhir karena ketegangan politik kedua negara.

Awalnya, ketegangan ini membuat pemerintah AS sempat melarang Team Melli tampil di wilayah mereka.

Presiden AS, Donald Trump, bahkan menyampaikan secara langsung larangan tersebut melalui platform media sosial miliknya, Truth Social.

Larangan itu juga tercermin dari diterbitkannya kebijakan travel ban terhadap warga negara Iran yang hendak masuk ke AS.

Akibat kebijakan tersebut, Timnas Iran harus memindahkan pusat latihan mereka ke Meksiko sebagai langkah antisipasi agar tetap bisa berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026.

Beberapa waktu sebelum turnamen dimulai, pemerintah AS akhirnya memberikan izin penerbitan visa bagi para pemain seperti Mehdi Taremi dan rekan-rekannya.

Namun, izin tersebut hanya berlaku bagi pemain, sementara sebagian pejabat dan staf penting tim belum mendapatkan lampu hijau untuk masuk ke wilayah AS.

Di tengah situasi tersebut, Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, menyampaikan kabar kurang menggembirakan bagi tim nasionalnya.

Pada fase grup Piala Dunia 2026, seluruh pertandingan Timnas Iran dijadwalkan berlangsung di wilayah AS, tepatnya di California dan Seattle.

Dengan adanya visa yang diberikan, sebenarnya mereka bisa datang lebih awal untuk beradaptasi dan melakukan persiapan jelang pertandingan.

Namun, karena hubungan diplomatik kedua negara yang masih tegang, Pasandideh meminta agar tim hanya datang ke AS tepat sebelum laga dan segera kembali ke Meksiko setelah pertandingan selesai.

“Kami bisa datang di pagi hari dan harus keluar di hari yang sama,” ujar Pasandideh, dikutip dari BolaSport.com melalui Daily Mail.

Kondisi ini membuat Team Melli harus mengerahkan tenaga ekstra karena jarak tempuh antara markas latihan mereka di Meksiko dan lokasi pertandingan yang cukup jauh.

Timnas Iran akan bermarkas di Tijuana, Meksiko. Ketika bertanding di SoFi Stadium, California, mereka akan menempuh perjalanan darat sekitar dua jam.

Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru dan Belgia di stadion tersebut, sehingga setiap kali bertanding mereka harus melakukan perjalanan pulang pergi selama sekitar empat jam.

Lebih berat lagi, untuk laga terakhir Grup G melawan Mesir di Lumen Field, Seattle, Iran harus menempuh perjalanan udara antara sembilan hingga sebelas jam dari Tijuana.

Melihat jarak dan waktu tempuh yang panjang, ada kekhawatiran bahwa Iran tidak akan dapat tampil dalam kondisi terbaik saat menjalani laga-laga fase grup Piala Dunia 2026.

Padahal, para pemain Team Melli memiliki tekad besar untuk mengakhiri catatan buruk mereka di turnamen ini.

Sejak pertama kali tampil di Piala Dunia pada edisi 1978, langkah Iran selalu terhenti di babak penyisihan grup.

Dari total 18 pertandingan yang telah mereka mainkan di fase grup sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia, Iran baru mencatatkan tiga kemenangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.