TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI – Parade 100 Penyair menjadi penutup rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang yang digelar Pemerintah Kota Bukittinggi bersama International Minangkabau Literacy Festival (IMLF). Kegiatan ini berlangsung di Pedestrian Jam Gadang, Sabtu (6/6/2026).
Perayaan 100 Tahun Jam Gadang menghadirkan Parade 100 Penyair sebagai salah satu agenda penutup yang melibatkan para pegiat literasi dan sastra.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 yang digelar di Kota Bukittinggi.
Dalam kegiatan 100 Tahun Jam Gadang itu, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama IMLF menggelar berbagai agenda yang berpusat di kawasan Jam Gadang.
Kehadiran para penyair menambah semarak peringatan satu abad ikon Kota Bukittinggi tersebut.
Baca juga: Jemaah Haji Bengkulu Tiba di BIM, 390 Orang Kloter PDG 03 Pulang Selamat dari Tanah Suci
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengatakan Jam Gadang telah menjadi ikon yang dikenal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
Menurutnya, keberadaan Jam Gadang memiliki keterkaitan dengan sejarah perjuangan masyarakat serta menjadi penggerak sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
"Semoga dengan peringatan 100 Tahun Jam Gadang diharapkan memberikan motivasi yang kuat bagi pemerintah untuk terus membangun Kota Bukittinggi, meningkatkan pelayanan publik serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bukittinggi," ungakpnya.
Ketua IMLF ke-4, Sastri Bakry, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi atas dukungan yang diberikan sehingga pelaksanaan IMLF ke-4 berlangsung meriah dan sukses.
"Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi atas dukungan yang luar biasa, sehingga pelaksanaan IMLF ke-4 dapat berlangsung dengan meriah dan sukses, serta menjadi bagian dari peringatan 100 tahun Jam Gadang," ungkapnya. (*)