Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, JEPANG - Suasana meriah dan penuh kehangatan mewarnai Tobe Zoological Park pada 6 Juni kemarin, ketika seekor orangutan Kalimantan betina asal Indonesia bernama Jennifer dan orangutan jantan bernama Hayato diperkenalkan dalam sebuah acara yang dikemas sebagai “upacara pernikahan”.
"Saya berharap cepat punya anak mereka nantinya ya," ungkap seorang pengunjung Ogasawara kepada Tribunnews.com.
Jennifer (15 tahun) didatangkan dari Indonesia sebagai bagian dari program konservasi dan pengembangbiakan orangutan Kalimantan (Bornean orangutan).
Ia dipasangkan dengan Hayato (16 tahun), penghuni lama kebun binatang tersebut.
Acara perkenalan pasangan orangutan itu dihadiri sekitar 200 orang, termasuk Gubernur Ehime, perwakilan Indonesia, penggemar satwa, dan masyarakat umum yang datang untuk memberikan dukungan terhadap program pelestarian satwa langka tersebut.
Baca juga: Jennifer dan Hatayo, Dua Orangutan Indonesia Jadi Bintang Prangko Edisi Khusus di Jepang
Dalam seremoni tersebut, Jennifer yang sebelumnya ditempatkan di area dalam ruangan dipindahkan ke kandang luar dan untuk pertama kalinya diperkenalkan secara langsung kepada Hayato, meski masih dipisahkan oleh jeruji kandang.
Panitia juga menyiapkan kue khusus bergambar wajah kedua orangutan.
Layaknya pasangan pengantin manusia, keduanya melakukan first bite, yakni makan bersama dalam satu area untuk pertama kalinya.
Hayato tampak aktif mendekati kandang Jennifer dan beberapa kali menunjukkan aksinya dengan bergerak lincah di tali-tali yang tersedia.
Sementara Jennifer terlihat sedikit tegang namun tetap memperhatikan Hayato sambil menikmati kue yang disediakan.
Pihak kebun binatang berharap pasangan tersebut dapat berkembang biak dan membantu upaya pelestarian orangutan Kalimantan yang populasinya terus menurun di alam liar akibat kerusakan habitat dan perburuan.
Salah seorang pengunjung dari Kota Matsuyama yang berusia 60 tahun mengaku terharu menyaksikan pertemuan keduanya.
“Saya sangat tersentuh. Rasanya seperti menantikan kelahiran cucu sendiri. Saya berharap bisa segera melihat bayi orangutan dari pasangan ini,” ujarnya sambil tersenyum.
Kedatangan Jennifer dari Indonesia juga menjadi simbol kerja sama antara Indonesia dan Jepang dalam bidang konservasi satwa liar.
Orangutan Kalimantan merupakan salah satu spesies yang dilindungi dan hanya ditemukan secara alami di Pulau Kalimantan.
Melalui program pengembangbiakan internasional seperti ini, berbagai lembaga konservasi berupaya menjaga keberlangsungan populasi orangutan serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan satwa langka.
Baca juga: Permaisuri Masako Terpikat Jennifer, Orangutan Asal Kalimantan di Jepang: Lucu Sekali
Kini para pengunjung dan pengelola kebun binatang berharap hubungan Jennifer dan Hayato berkembang baik, sehingga pasangan “pengantin” orangutan tersebut dapat segera menghadirkan generasi baru bagi pelestarian orangutan Kalimantan.
Diskusi beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com