BANGKAPOS.COM - Sosok Bupati Muara Enim periode 2025–2030, H. Edison, S.H., M.Hum., politikus Partai NasDem, menjadi sorotan tajam setelah kantornya disegel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tindakan tegas berupa penggeledahan dan penyegelan ini dilakukan oleh tim KPK pada Senin (8/6/2026).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penindakan hukum oleh KPK di wilayah Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut.
"Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan," ujar Budi Prasetyo dilansir Tribun-Medan.com, Senin (8/6/2026) sore.
Lebih lanjut, Budi Prasetyo memaparkan bahwa dari total 10 orang yang diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK itu, salah satunya merupakan kepala daerah setempat.
"Lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim, salah satunya Bupati. Kemudian lima orang lainnya dari pihak swasta," jelasnya.
Hingga saat ini, tim penyidik komisi antirasuah dikabarkan masih terus bergerak di lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan. "Kami akan update kembali perkembangannya," tutupnya.
Kantor Pemkab, Rumah Dinas, dan Disdik Muara Enim Disegel
Berdasarkan pantauan wartawan Tribun Sumsel di lokasi kejadian, penggeledahan dan penyegelan dilakukan secara paralel di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) serta kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim.
Di kantor Disdik Muara Enim, petugas KPK memasang garis segel pada pintu di lima ruangan krusial, meliputi:
Sejumlah petugas tampak melakukan pemeriksaan mendalam di gedung tersebut. Selesai di sana, penggeledahan bergeser ke kantor Pemkab Muara Enim.
Petugas KPK yang turun ke lapangan mendapatkan pengawalan ketat dari sejumlah personel kepolisian dengan senjata lengkap.
Penyegelan resmi dilakukan di ruang kerja Bupati Muara Enim dan juga Rumah Dinas Bupati Muara Enim.
Profil Singkat dan Rekam Jejak H. Edison
Bupati Muara Enim saat ini adalah H. Edison, S.H., M.Hum.
Ia merupakan seorang politikus dari Partai NasDem yang menjabat untuk periode 2025–2030 setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.
Sebelum terjun ke dunia politik, ia dikenal luas sebagai birokrat senior dengan latar belakang ilmu hukum yang kuat serta aktif dalam berbagai organisasi sosial-keagamaan.
Dalam menjalankan roda pemerintahan, ia didampingi oleh Ir. Hj. Sumarni, M.Si. selaku Wakil Bupati.
Biodata Pribadi:
Riwayat Pendidikan:
Karier, Penghargaan, dan Kebijakan Daerah: