Heboh di Baamang Sampit Kotim Kalteng, Selain Tengkorak Manusia Juga Viral Beras Isi Pasir
Nia Kurniawan June 08, 2026 07:06 PM

Kasus terbaru menimpa Jamilah (56), warga Gang Usman Harun II yang membeli beras premium dari seorang penjual keliling.

Baca juga: Jamilah Warga Sampit Kotim Tertipu Beli Beras Murah, Terkejut Karung Dibuka Isi Ternyata Pasir Putih

Saat karung dibuka, beras yang diharapkan dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari justru berubah menjadi kekecewaan.

Sebagian besar isi karung ternyata berupa pasir putih yang ditutupi lapisan beras di bagian atas. Bagi warga sekitar, kejadian itu bukan lagi cerita baru.

Jamilah mengatakan, dalam kurun waktu sekitar dua bulan terakhir, sudah tiga kali muncul kasus dengan pola yang hampir serupa di lingkungan mereka.

"Sudah beberapa kali terjadi. Dalam dua bulan ini sekitar tiga kali ada kejadian seperti ini," ujarnya, Senin (8/6/2026). 

Menurutnya, para pelaku biasanya datang dengan menawarkan kebutuhan pokok yang dijual lebih murah dibanding harga pasaran.

Targetnya adalah warga yang membutuhkan barang kebutuhan sehari-hari dalam jumlah cukup banyak.

Modus yang digunakan juga terus berkembang. Selain beras yang diganti dengan pasir, warga mengaku pernah mendengar kasus minyak goreng minyak pertalite yang ternyata berisi air. 

"Ada juga cerita minyak goreng yang isinya air. Bahkan ada kemarin itu ada yang tiba-tiba jual minyak pertalie, tapi pas diperiksa ternyata isinya air, orangnya langsung kabur. Jadi bukan cuma beras saja," kata Jamilah.

Yang membuat warga mudah percaya, barang-barang tersebut dikemas dengan cukup rapi dan tampak meyakinkan dari luar.

Pada kasus beras, bagian atas karung sengaja diisi beras berkualitas baik untuk menutupi isi sebenarnya yang berada di bawah.

Kemasan berlapis dan ikatan karung yang rapi membuat pembeli semakin sulit mendeteksi kecurangan saat transaksi berlangsung.

Di sisi lain, sebagian warga mengaku tidak menyangka akan menjadi sasaran karena pelaku berperilaku layaknya pedagang biasa.

Mereka datang pada pagi hari, menyapa warga dengan ramah, lalu menawarkan barang dagangan dari rumah ke rumah. Situasi itu membuat banyak orang tidak menaruh rasa curiga.

Apalagi harga yang ditawarkan terlihat menguntungkan di tengah kebutuhan ekonomi yang terus meningkat.

Kini, setelah beberapa kejadian terjadi dalam waktu berdekatan, warga mulai saling mengingatkan untuk lebih berhati-hati.

Mereka berharap masyarakat tidak langsung tergiur harga murah dan selalu memeriksa isi barang sebelum melakukan pembayaran.

"Kalau ada yang menawarkan barang murah, sekarang harus dicek dulu. Jangan sampai ada korban berikutnya," ujar Jamilah. 

Tengkorak Manusia

Suasana tenang di kawasan Jalan Bumi Raya I, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), mendadak berubah menjadi perhatian warga setelah ditemukannya bagian tubuh yang diduga merupakan Tengkorak Manusia di bawah kolong jembatan setempat, Senin (8/6/2026).

Temuan tersebut sontak menggegerkan masyarakat sekitar. Apalagi lokasi penemuan berada di area yang cukup sering dilalui warga dalam aktivitas sehari-hari.

Informasi mengenai temuan itu pertama kali mencuat dari sejumlah pelajar SMP yang berada di sekitar lokasi. 

Mereka melihat benda mencurigakan di bawah kolong jembatan dan kemudian mendokumentasikannya menggunakan telepon genggam.

Foto dan video tersebut sempat beredar di grup informasi warga Sampit Info pada Minggu (7/6/2026) malam. 

Salah seorang petugas dari Emergency Sampit Sidik, yang membantu evakuasi mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.

Saat dilakukan pengecekan awal, ditemukan bagian yang diduga kuat merupakan tengkorak manusia. 

Selain itu, terdapat pula sejumlah tulang lain yang diduga merupakan bagian tangan dan kaki yang berada tidak jauh dari lokasi temuan.

"Benar, kami menerima laporan dan langsung melakukan pengecekan di lokasi. Ada temuan di bawah kolong Jembatan Bumi Raya I, diduga itu tengkorak manusia, namun masih menunggu pihak berwajib untuk memastikan," ujar Sidik, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, kondisi temuan tersebut cukup membuat warga terkejut karena berada di lokasi yang selama ini dianggap biasa dan tidak pernah dikaitkan dengan kejadian serupa.

Sidik menambahkan, selain bagian kepala, petugas juga melihat adanya beberapa tulang lain di sekitar lokasi.

"Tadi itu ada tengkorak kepala, kaki dan tangan," tambahnya.

Lokasi penemuan sendiri berada di bawah kolong jembatan yang relatif sepi, terutama pada malam hingga dini hari. Kondisi tersebut membuat proses penemuan awal tidak langsung diketahui warga sekitar.

TEMUAN - Suasana tenang di kawasan Jalan Bumi Raya I, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak berubah menjadi perhatian warga setelah ditemukannya bagian tubuh yang diduga merupakan tengkorak manusia di bawah kolong jembatan setempat, Senin (8/6/2026).
TEMUAN - Suasana tenang di kawasan Jalan Bumi Raya I, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak berubah menjadi perhatian warga setelah ditemukannya bagian tubuh yang diduga merupakan tengkorak manusia di bawah kolong jembatan setempat, Senin (8/6/2026). (Tribunkalteng.com)

Setelah laporan dipastikan, petugas segera mengamankan area dan melaporkannya kepada pihak kepolisian. 

Tidak lama kemudian, aparat kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal.

Petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui awal mula penemuan tersebut guna mendukung proses penyelidikan.

Sementara itu, bagian tubuh yang ditemukan telah berada dalam penanganan petugas untuk keperluan identifikasi lebih lanjut oleh instansi terkait.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi belum memberikan keterangan resmi terkait asal-usul maupun dugaan penyebab keberadaan tulang belulang tersebut di lokasi penemuan. 

(Tribunkateng.com/Herman Antoni Saputra)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.