Benyamin Minta Pembina Pramuka di Tangsel Berinovasi, Sesuaikan Metode dengan Generasi Muda
Ahmad Tajudin June 08, 2026 07:07 PM

 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, meminta para pembina Pramuka untuk terus berinovasi dalam mengembangkan metode pembelajaran dan pembinaan. 

Menurutnya, pendekatan yang digunakan perlu menyesuaikan karakter generasi muda agar kegiatan kepramukaan tetap diminati dan relevan di tengah perkembangan zaman.

Hal tersebut disampaikan Benyamin saat membuka kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) Kecamatan Ciputat Timur yang digelar di Aula Kecamatan Ciputat Timur, Senin (8/6/2026).

"Kursus Mahir Dasar ini menjadi penting dalam kerangka selalu memperbarui teknik-teknik kepramukaan," ujar Benyamin.

"Supaya anak-anak dan seluruh anggota Pramuka menjadi cinta kepada Pramuka, karena Pramuka ini sudah mendunia, bukan saja di Indonesia," sambungnya.

Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, mulai dari kedisiplinan, kepemimpinan, hingga semangat kebersamaan. 

Oleh karena itu, pembina Pramuka dituntut mampu menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik saat ini.

Benyamin menilai, tantangan yang dihadapi Pramuka saat ini semakin besar seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan pola interaksi sosial di kalangan generasi muda.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa nilai-nilai dasar kepramukaan tetap harus menjadi fondasi utama dalam setiap kegiatan pembinaan.

"Harapan saya, para peserta yang terdiri dari guru-guru sekolah ini memiliki pemikiran-pemikiran inovatif dalam mengembangkan Gerakan Pramuka melalui Kursus Mahir Dasar," ucap Politisi Gerindra tersebut.

Baca juga: Pimpinan Buruh Said Iqbal Masuk Lingkar Kabinet, Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Sore Ini

"Nanti ilmu yang diperoleh dapat ditularkan kepada adik-adik peserta didik, terutama anggota Pramuka Siaga, agar semakin tumbuh kecintaan mereka kepada Pramuka dan secara otomatis kecintaan kepada Indonesia," jelasnya.

Ia berharap, para peserta KMD dapat membawa pulang pengetahuan baru yang kemudian diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing. 

Dengan begitu, kegiatan Pramuka di Tangsel dapat terus berkembang dan menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan Mukroni mengatakan, KMD merupakan program rutin yang digelar di lima kecamatan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi pembina Pramuka.

Menurutnya, pelatihan ini menjadi bagian penting dalam mencetak pembina yang memiliki standar kualifikasi serta mampu mendampingi peserta didik secara optimal.

"KMD ini dilaksanakan di lima kecamatan dan menjadi bagian dari upaya mencetak generasi berkualitas melalui pendidikan kepramukaan," kata Mukroni.

"Kegiatan ini juga menjadi standar dasar kualifikasi bagi para pembina Pramuka di Kota Tangerang Selatan," jelasnya.

Sebagai informasi, tahun ini KMD Kecamatan Ciputat Timur diikuti 45 peserta yang berasal dari berbagai gugus depan sekolah. 

Selama tujuh hari pelatihan, peserta akan mendapatkan materi penguatan karakter, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga teknik pembinaan dalam kegiatan kepramukaan.

Selain materi di kelas, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan lapangan yang dirancang untuk melatih kebersamaan, kedisiplinan, dan kemampuan refleksi diri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pembina Pramuka yang kreatif, adaptif, dan mampu menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan zaman.

Sehingga, Gerakan Pramuka tetap menjadi sarana efektif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan cinta tanah air.

 

 

 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.