Hanya 6 yang Lolos dari Jalur Pramuka di Sekolah Maung SMAN 1 Tasikmalaya, Jalur Ketua Osis Zonk
Dedy Herdiana June 08, 2026 09:35 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Panitia Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung SMAN 1 Kota Tasikmalaya menyebut hanya 6 dari 29 pendaftar jalur Ketua Osis dan jalur Pramuka Garuda yang dinyatakan lolos dalam seleksi tahun 2026.

Untuk rincian pendaftar di jalur Pramuka Garuda ada 16 orang, dan Ketua Osis ada 13 pendaftar. Namun hanya dari jalur Pramuka Garuda yang lolos di Sekolah Maung, sedangkan pendaftar di jalur Ketua Osis tidak lolos.

Menanggapi hal ini, Humas SMAN 1 Tasikmalaya Wanti Yulianti membenarkan bahwa dari jalur Ketua Osis tidak ada yang lolos seleksi, hanya ada di jalur Pramuka Garuda itupun tidak semua pendaftar.

"Kami bukan tidak berusaha untuk mengklarifikasi berkomunikasi panitia di provinsi melalui kepsek sudah memberikan keterangan kenapa tidak satupun ketua osis yang masuk, sama halnya dengan SMAN 2 Cibinong itu sama sekalian tidak masuk," ucap Wanti kepada TribunPriangan.com.

Baca juga: Lolos ke Sekolah Maung Berkat Prestasi Petanque, Thopan Siap Ukir Prestasi Baru di SMAN 1 Ciamis

Wanti menambahkan, setelah dikroscek dan berkomunikasi dengan pihak Provinsi Jabar memang ternyata jalur ketua osis masuknya penilaian diluar kementrian.

Akan tetapi tidak ada yang lolos Ketua Osis ini menjadi sebuah kehilangan karena mereka pendaftar yang punya talenta kepemimpinan.

"Kalau seperti ini tentu kita juga sangat kehilangan pendaftar di jalur ketua osis yang mempunyai talenta," jelasnya.

Wanti juga berharap kedepan pihak SMP harus memetakan terlebih dahulu supaya melihat potensi anak tidak hanya dalam organisasi tapi dari jalur rapot juga perlu diperhatikan.

"Hanya yang disayangkan kami adalah pemetaan dari sekolah asal yakni SMP, harusnya dipetakan untuk berkompetisi jalur raport atau gimana meskipun berada di jalur Osis dan Pramuka," kata Wanti.

Ketidaklulusan ketua Osis ini tentu bukan kendali dari SMAN 1 Tasikmalaya, karena yang menentukan sistem di Provinsi Jabar dalam hal ini Dinas Pendidikan.

"Semua itu diluar kendali kami, karena yang menentukan sistem dari provinsi Jabar. Karena dari sekian banyak pendaftar hanya Pramuka Garuda itupun 6 orang, sisanya tidak lulus," katanya.

Baca juga: Panitia SMAN 1 Tasikmalaya Beri Penjelasan Terkait Anjloknya Nilai Calon Siswa Sekolah Maung

Sementara itu, siswi yang bernama Bunga Aprilia Dwiputri ini harus memupus harapan untuk masuk di sekolah maung karena sudah dinyatakan tidak lolos.

Padahal perempuan asal Paseh ini optimis bisa keterima di Sekolah Maung. tersebut lewat jalur Ketua Osis.

"Waktu tanggal 3 Juni itu masih peringkat 33 dengan skor 377.24. Tapi tanggal 4 Juni baru tahu skor turun menjadi 326,24 sampai turun peringkat hingga 130. Awalnya saya optimis karena formasinya 77," ucap Bunga ketika ditemui TribunPriangan.com.

Bunga mengaku kecewa dan kaget setelah skor yang anjlok hingga peringkatnya tidak masuk formasi yang ditetapkan penyelanggara SPMB 2026.

"Saya masuk jalur non akademik lewat jalur osis, tentunya dengan hasil ini kaget sih dan kecewa, terus kenapa bisa anjlok sampai peringkat 130," keluhnya.(*)

Baca juga: Pelajar Asal Tasikmalaya Kecewa, Skor ke Sekolah Maung Tiba-tiba Anjlok Hingga Peringkat Turun

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.