Wabup Gorontalo Tonny Junus Minta Panitia Penas KTNA Maksimalkan Sisa Waktu Persiapan
Aldi Ponge June 08, 2026 11:47 PM

TRIBUNGORONTALO.COM – Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus mengungkapkan persiapan Kabupaten Gorontalo sebagai tuan rumah Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII ttelah mencapai 90 persen. 

Sisa waktu yang ada diminta untuk dimaksimalkan, khususnya dalam mematangkan kesiapan penginapan (homestay) bagi ribuan peserta.

"Secara keseluruhan, persiapan kita sudah menyentuh angka 90 persen. Namun, saya minta panitia lokal tidak lengah dan memanfaatkan sisa waktu ini untuk bergerak cepat memastikan kelayakan seluruh penginapan," ujar Tonny Junus saat diwawancarai TribunGorontalo.com di ruang kerjanya, Senin (8/6/2026).

Tonny menegaskan bahwa kenyamanan para peserta dari berbagai penjuru Indonesia harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, pengecekan fasilitas dasar pada akomodasi warga—seperti ketersediaan air bersih, sanitasi, hingga faktor keamanan—harus dipastikan rampung 100 persen menjelang hari H.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap ajang nasional ini tidak hanya sukses dari segi seremonial, tetapi juga sukses dalam memberikan pelayanan terbaik kepada tamu daerah.

Selain itu, keterlibatan rumah warga sebagai homestay diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal.

Di akhir wawancara, Wabup Tonny juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menyukseskan acara ini dengan menjaga kebersihan dan menunjukkan sikap ramah tamah.

"Ini momentum besar bagi Kabupaten Gorontalo. Mari kita menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta," pungkasnya.

Road To Penas XVII

CAR FREE DAY -- Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat memberikan sambutan di agenda Car Free Day, Minggu (7/6/2026). Pemkab menggelar Car Free Day
CAR FREE DAY -- Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat memberikan sambutan di agenda Car Free Day, Minggu (7/6/2026). Pemkab menggelar Car Free Day "Road To PENAS XVII". (Sumber Foto: Protokoler Pemkab Gorontalo) (Istimewa)

Sebelumnya, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Gorontalo.

Ajakan tersebut disampaikan Sofyan saat menutup agenda Konvoi Road to Penas XVII Tahun 2026, Sabtu (6/6/2026) sore.

Dalam sambutannya, Sofyan mengatakan persiapan pelaksanaan agenda nasional tersebut kini telah memasuki tahap akhir.

Sejumlah kebutuhan teknis masih terus dirampungkan menjelang pelaksanaan kegiatan yang tinggal menghitung hari.

"Persiapan pelaksanaan Penas XVII, alhamdulillah sampai saat ini sudah mencapai tahap final. Tinggal beberapa kegiatan yang harus kita rampungkan dalam 15 hari ke depan," kata Sofyan.

Menurutnya, kegiatan konvoi yang digelar itu bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan Penas yang akan menghadirkan ribuan petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia.

Ia menilai seluruh elemen masyarakat perlu mengetahui sekaligus mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut karena Kabupaten Gorontalo mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah.

"Kita semua harus menunjukkan kesungguhan dan komitmen untuk menyukseskan Pekan Nasional Petani dan Nelayan ke-17 Tahun 2026 ini," ujarnya.

Sofyan menyebut kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Gorontalo sebagai tuan rumah PENAS merupakan kesempatan langka yang belum tentu kembali diperoleh dalam waktu dekat.

Konvoi Road to Penas XVII menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Petani dan Nelayan Tahun 2026, dengan Kabupaten Gorontalo ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tingkat nasional tersebut.

Titik konvoi dimulai dari GOR 23 Januari dan berakhir di depan Kantor Bupati Gorontalo di kawasan Menara Keagungan Limboto.

Pantauan Tribun Gorontalo, sejumlah peserta menggunakan sepeda motor yang telah dihias dengan berbagai ornamen.

Tidak hanya itu, sejumlah becak motor (bentor) juga dipasangi hiasan berupa daun jagung dan padi serta atribut yang menampilkan nama berbagai kontingen daerah.

Konvoi tersebut turut dipandu satu unit mobil tronton dan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian sepanjang perjalanan. (*) 
 
 

 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.