Tim nasional Inggris akan berusaha mengakhiri penantian selama 60 tahun ketika mereka memulai kampanye Piala Dunia mereka bulan ini.
Turnamen yang digelar di Amerika Utara ini akan menjadi pengalaman pertama pelatih Thomas Tuchel dalam ajang internasional besar. Pelatih asal Jerman itu bertekad membawa The Three Lions melangkah lebih jauh setelah dua kali kalah di final Kejuaraan Eropa secara beruntun, serta kekalahan di semifinal Piala Dunia 2018.
Proses kualifikasi berjalan relatif mudah, dengan skuad asuhan Tuchel memenangkan delapan pertandingan secara beruntun, mencetak 22 gol, dan tidak kebobolan satu pun.
Hasil tersebut membuat Inggris berangkat ke seberang Atlantik dengan kepercayaan diri tinggi untuk mencapai fase akhir turnamen.
Kisah pahit kembali terulang pada turnamen sebelumnya, ketika Inggris harus tersingkir di perempat final setelah kalah dari Prancis karena penalti yang gagal dieksekusi oleh Harry Kane.
Tanggal
Babak
Pertandingan
Waktu Kick-Off (BST)
Cara Menonton
Rabu, 17 Juni
Babak Grup
Inggris vs Kroasia
21:00
Disiarkan langsung di ITV1
Selasa, 23 Juni
Babak Grup
Inggris vs Ghana
21:00
Disiarkan langsung di BBC One
Sabtu, 27 Juni
Babak Grup
Panama vs Inggris
22:00
Disiarkan langsung di ITV1
Pertandingan pembuka Inggris musim panas ini akan menjadi laga ulangan semifinal Piala Dunia 2018 melawan Kroasia, di mana The Three Lions pasti berambisi membalas kekalahan 2-1 melalui perpanjangan waktu ketika mereka kembali bertemu di Dallas.
Setelah itu, Inggris akan menjalani pertandingan kompetitif pertama mereka melawan Ghana di Boston. Kedua tim terakhir kali bertemu dalam laga persahabatan di Wembley pada tahun 2011, yang berakhir imbang 1-1 setelah gol Andy Carroll disamakan oleh Asamoah Gyan di masa tambahan waktu.
Kampanye Inggris di Grup L akan ditutup dengan pertandingan melawan tim yang juga mereka hadapi di Piala Dunia 2018, yakni Panama, di Stadion MetLife, New Jersey. Saat itu, hat-trick Harry Kane membantu Inggris menang telak 6-1 atas lawannya delapan tahun lalu.
Penjaga Gawang: Jordan Pickford (Everton)
Penjaga Gawang: Dean Henderson (Crystal Palace)
Penjaga Gawang: James Trafford (Manchester City)
Pemain Belakang: Ezri Konsa (Aston Villa)
Pemain Belakang: Nico O'Reilly (Manchester City)
Pemain Belakang: John Stones (Manchester City)
Pemain Belakang: Marc Guehi (Manchester City)
Pemain Belakang: Tino Livramento (Newcastle United)
Pemain Belakang: Dan Burn (Newcastle United)
Pemain Belakang: Reece James (Chelsea)
Pemain Belakang: Djed Spence (Tottenham Hotspur)
Pemain Belakang: Jarell Quansah (Bayer Leverkusen)
Gelandang: Declan Rice (Arsenal)
Gelandang: Elliot Anderson (Nottingham Forest)
Gelandang: Jude Bellingham (Real Madrid)
Gelandang: Jordan Henderson (Brentford)
Gelandang: Kobbie Mainoo (Manchester United)
Gelandang: Morgan Rogers (Aston Villa)
Gelandang: Eberechi Eze (Arsenal)
Penyerang: Bukayo Saka (Arsenal)
Penyerang: Harry Kane (Bayern Munich)
Penyerang: Marcus Rashford (Barcelona)
Penyerang: Anthony Gordon (Newcastle United)
Penyerang: Ollie Watkins (Aston Villa)
Penyerang: Noni Madueke (Arsenal)
Penyerang: Ivan Toney (Al-Ahli)
Tuchel harus membuat sejumlah keputusan sulit untuk menentukan skuad akhirnya.
Nama Harry Kane jelas menjadi yang pertama dalam daftar setelah musim paling produktif dalam kariernya. Penyerang Bayern Munich itu akan ditemani oleh pemain berpengalaman seperti Jordan Pickford dan John Stones, yang masing-masing tampil di lima turnamen besar.
Jordan Henderson kembali ke skuad nasional untuk tampil di turnamen besar ketujuhnya bersama The Three Lions. Namun, keputusan paling mencolok adalah siapa saja yang tidak dibawa Tuchel.
Cole Palmer dan Phil Foden menjadi korban banyaknya opsi Tuchel di posisi nomor 10, sementara Morgan Gibbs-White yang sedang tampil apik juga gagal masuk skuad.
Trent Alexander-Arnold, Luke Shaw, dan Lewis Hall tidak masuk daftar untuk posisi bek sayap, sementara Harry Maguire juga dicoret dari posisi bek tengah, bersama Adam Wharton, Jarrod Bowen, Conor Gallagher, Levi Colwill, dan Trevoh Chalobah.
Ivan Toney menjadi kejutan di lini depan, sementara Dan Burn, Noni Madueke, Jarell Quansah, dan Tino Livramento akan menjalani turnamen internasional besar pertama mereka.
Jika Inggris gagal lolos dari Grup L, hal itu akan menjadi kejutan besar.
Meskipun laga pembuka melawan Kroasia diperkirakan akan menjadi ujian berat, skuad Tuchel tetap menjadi favorit dan hasil positif di laga tersebut akan menempatkan mereka dalam posisi kuat di klasemen.
Carlos Queiroz ditunjuk sebagai pelatih Ghana pada April lalu setelah Black Stars gagal lolos ke Piala Afrika untuk pertama kalinya sejak 2004. Hanya Curacao, Haiti, dan Selandia Baru yang memiliki peringkat FIFA lebih rendah dari Ghana, yang saat ini berada di posisi ke-74 dunia.
Panama saat ini berada di peringkat ke-34 FIFA, yang bisa menjadi lawan lebih sulit dari perkiraan, namun Inggris seharusnya memiliki kualitas yang cukup untuk mengatasi mereka.
Majalah FourFourTwo memprediksi Inggris akan meraih setidaknya tujuh poin di fase grup, yang dapat menjadi modal penting menjelang babak gugur.