Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
TRIBUNAMBON.COM - Perubahan, sekiranya itu jadi keyword yang mendasari sikap politik hingga dasar kebijakan strategis politisi yang kini mempimpin Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Ialah Fachri Husni Alkatiri, tahun ini genap berusia 50 tahun atau sudah 10 kali perhelatan Piala Dunia dilewatinya.
Untuk ukuran mantan pemain yang pernah membawa Indonesia di deretan tertinggi turnamen sepak bola internasional tingkatan mahasiswa, wacana sepak bola bisa dihitung jauh dari dangkal.
Meski begitu, pilihan tim jagoan di FIFA World Cup 2026 bukan berarti deretan timnas papan atas.
Seperti Gubernur Maluku menjagokan Timnas Argentina, kemudian Wakapolda yang prediksikan Ayam Jantan melaju mulus hingga final, atau Wali Kota Ambon yang setia dengan timnas asuhan Thomas Tuchel.
Alumni Universitas Islam Madinah angkatan 1996 itu malah menjatuhkan pilihan pada Timnas Jepang.
Baca juga: Wakapolda Jagokan Prancis, Kapolda Maluku Masih Malu-Malu Ungkap Timnas Idola di Piala Dunia 2026
Dari wawancara singkat usai merumput bersama tim Gibralta angkatan 95 pada ajang Upu Ana Amariang (UAA) di Lapangan Bola Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (8/6/2026), diketahui pria kelahiran Negeri (Desa) Batuasa itu bukan asal anti mainstream.
Meski timnas berjuluk Samurai Biru jauh dari prediksi pengamat, bahkan untuk urusan latihan saja tak mulus karena faktor alam hingga dua kali pindah titik pemusatan latihan di Meksiko.
Bupati yang santer disebut Bang Sagu itu bulat pilihan.
"Semangat saya adalah perubahan, ada sesuatu baru yang harus muncul, Feeling saya Jepang," cetus Alkatiri kepada TribunAmbon.com.
Tak soal komposisi pemain, siapa pelatih ataupun taktik strategis.
Baca juga: Ketua Komisi I DPRD SBT Jagokan Jerman Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Final Lawan Spanyol
Perubahan, kata benda itu baginya adalah barang wajib.
Alkatiri menampik punya romantisme dengan tim "Nadeshiko Japan" itu.
"Boleh disebut kuda hitam, mewakili Asia, bisa juara itukan luar biasa," ujarnya penuh senyum.
Tak muluk, sampai di perempat final disebutnya adalah prestasi membanggakan.
Bupati yang tak lelah ketok pintu pemerintah pusat untuk realisasi program strategis nasional Hilirisasi Sagu bahkan berencana gelar nonton bareng (Nobar) piala dunia ketika Timnas Jepang berlaga.
Baca juga: Bupati SBT Merumput di UAA CUP, Liga Angkatan Jadi Ajang Reuni Hingga Perekat Persaudaraan
Pertemuan Jepang lawan Timnas Belanda dalam laga pembuka Grup F di Dallas Stadium, Amerika Serikat, Senin (15/6/2022) mendatang, bisa jadi nobar perdana di Kabupaten berjuluk Ita Wotu Nusa.
"Kawan-kawan dari TVRI sedang di berada di Bula untuk memastikan masyarakat Seram Bagian Timur dapat menyaksikan piala Dunia karena satu-satunya yang punya hak siar itu TVRI, mudah-mudahan tuntas," jelasnya.
"Mungkin kita juga kita akan buat nobar untuk pertandingan tertentu yang seru, terutama bila Jepang bermain," tandasnya.
Berikut daftar pemain Timnas jepang Piala Dunia 2026:
Kiper
Zion Suzuki (Parma)
Keisuke Osako (Sanfrecce Hiroshima)
Tomoki Hayakawa (Kashima Antlers)
Bek
Yuto Nagatomo (FC Tokyo)
Shogo Taniguchi (Sint-Truiden)
Ko Itakura (Ajax)
Tsuyoshi Watanabe (Feyenoord)
Takehiro Tomiyasu (Ajax)
Hiroki Ito (Bayern Muenchen)
Ayumu Seko (Le Havre)
Yukinari Sugawara (Werder Bremen)
Junnosuke Suzuki (FC Copenhagen)
Gelandang dan Penyerang
Wataru Endo (Liverpool)
Junya Ito (Genk)
Daichi Kamada (Crystal Palace)
Koki Ogawa (NEC)
Daizen Maeda (Celtic)
Ritsu Doan (Eintracht Frankfurt)
Ayase Ueda (Feyenoord)
Ao Tanaka (Leeds United)
Keito Nakamura (Reims)
Kaishu Sano (Mainz)
Takefusa Kubo (Real Sociedad)
Yuito Suzuki (Freiburg)
Kento Shiogai (Wolfsburg)
Keisuke Goto (Sint-Truiden)
Jadwal Jepang di Grup F Piala Dunia 2026:
15 Juni 2026: Belanda vs Jepang
21 Juni 2026: Tunisia vs Jepang
26 Juni 2026: Jepang vs Swedia