Bintang tim nasional wanita Amerika Serikat (USWNT), Alyssa Thompson, menjelaskan bagaimana ia berhasil melampaui ekspektasi bersama Chelsea sekaligus menetapkan target trofi Liga Super Wanita (WSL) dan Liga Champions untuk musim 2026-27.
Alyssa Thompson menikmati awal karier yang gemilang di London, dengan cepat memantapkan dirinya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Liga Super Wanita. Pemain internasional AS ini membuat langkah besar dengan pindah dari NWSL ke Chelsea musim panas lalu dan sudah melampaui target pribadi yang ia tetapkan untuk musim debutnya.
Melebihi ekspektasi di London
Thompson menjalani musim debut yang lebih baik dari perkiraannya setelah bergabung dari Angel City. Kini, bintang USWNT itu bertekad membangun fondasi dari musim yang menegaskan perannya sebagai salah satu pemain kunci di lini serang The Blues.
Pemain berusia 21 tahun itu menutup musim sebagai pencetak gol terbanyak kedua Chelsea dengan sembilan gol di semua kompetisi, dan ia mengakui bahwa dirinya dengan cepat melampaui target yang telah ia tetapkan saat tiba di Inggris.
“Saya merasa tampil jauh lebih baik dari yang saya bayangkan,” ujar Thompson kepada situs resmi Chelsea. “Bisa datang ke Chelsea adalah kehormatan sekaligus privilese, dan saya sangat antusias bergabung dengan tim ini serta terus berkembang setiap hari.”
Membangun ketangguhan lewat masa transisi
Meskipun Thompson menikmati musim individu yang impresif, ia mengakui bahwa Chelsea belum mencapai standar tinggi yang identik dengan klub tersebut. Setelah memenangkan enam gelar Liga Super Wanita secara beruntun, The Blues harus puas finis di posisi ketiga pada musim kedua di bawah asuhan Sonia Bompastor. Mereka juga gagal mencapai semifinal Liga Champions Wanita untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah kalah agregat 3-2 dari Arsenal di perempat final.
“Sebagai tim, kami meninggalkan banyak hal yang kami inginkan di musim ini,” ujar Thompson. “Itu bukan cerminan dari apa yang menjadi identitas Chelsea sebagai klub. Kami selalu terbiasa meraih banyak trofi, dan menjadi yang teratas di liga adalah hal yang sangat penting bagi kami.”
Menemukan kekuatan dalam kesulitan
Meskipun menghadapi kekecewaan, pemain internasional Amerika ini percaya bahwa tantangan yang dihadapi justru memperkuat skuad dan akan membantu mereka tampil lebih baik di musim depan. Chelsea mengalami sejumlah momen sulit sepanjang musim, namun tetap solid dan bersatu di balik layar.
“Kami menghadapi banyak tantangan, dan saya rasa kami sangat bergantung satu sama lain,” katanya. “Jadi saya tahu musim depan, apa pun yang terjadi, kami akan saling mendukung dan bisa melewatinya bersama sebagai tim hebat.”
Fokus pada pencapaian di musim 2026-27
Dengan musim debut yang telah berlalu, fokus Thompson kini tertuju pada upayanya membantu Chelsea kembali mendominasi di level domestik dan Eropa. Penyerang sayap tersebut yakin bahwa tim memiliki kualitas untuk bersaing memperebutkan penghargaan tertinggi di dunia sepak bola wanita.
“Harapan saya untuk musim depan adalah kami bisa meraih lebih banyak trofi dibanding tahun ini,” ujarnya. “Saya rasa itu sangat mungkin. Saya ingin kami menjadi kekuatan besar di liga dan Liga Champions, dan semoga kami bisa tampil lebih baik di sana.”