TRIBUNNEWS.COM - Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan ajang kompetisi akademik paling bergengsi bagi peserta didik di Indonesia yang bertujuan mengembangkan talenta, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis generasi muda di bidang sains dan ilmu pengetahuan.
Kompetisi yang diselenggarakan secara berjenjang oleh pemerintah ini menjadi wadah bagi siswa berprestasi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan di masa depan.
Melalui OSN, siswa tidak hanya diuji penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan menganalisis, bernalar, dan memecahkan masalah yang kompleks.
Salah satu tahapan awal dalam kompetisi tersebut adalah Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K).
Pada jenjang SMP/MTs/sederajat, OSN-K menjadi seleksi penting untuk menentukan peserta terbaik yang akan melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi hingga nasional.
Kegiatan ini ditujukan bagi siswa yang memiliki minat, bakat, dan kemampuan unggul pada bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), serta Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Selain mencari bibit-bibit unggul, OSN-K juga bertujuan menumbuhkan budaya belajar yang kreatif, inovatif, kompetitif, dan berintegritas di kalangan pelajar.
Tahun 2026, pelaksanaan OSN-K SMP dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026.
Menjelang pelaksanaan, panitia telah melakukan sinkronisasi sistem pada 9–10 Juni untuk memastikan seluruh proses kompetisi berjalan lancar.
Dalam seleksi ini, peserta akan menghadapi soal-soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang dirancang untuk menguji kemampuan berpikir tingkat tinggi.
Materi yang diujikan mencakup berbagai konsep penting dalam Matematika, IPA, dan IPS, mulai dari teori bilangan, aljabar, geometri, fisika, biologi, kimia, geografi, ekonomi, sejarah, hingga sosiologi.
Baca juga: Tata Tertib OSN-K 2026 Tingkat SD, SMP, SMA dan Sanksi Jika Melanggar Aturan
Karena itu, peserta dituntut tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam menyelesaikan persoalan yang bersifat analitis dan kontekstual.
Sebelum mengikuti ujian, siswa perlu mencermati jadwal pelaksanaan setiap mata pelajaran agar dapat mempersiapkan diri dengan optimal.
Mengutip dari Instagram @puspresnas, berikut jadwal pelaksanaan OSN-K SMP 2026:
Untuk peserta di luar wilayah WIB, waktu pelaksanaan menyesuaikan zona waktu masing-masing.
Secara umum, setiap bidang lomba terdiri atas 40 soal pilihan ganda dengan empat opsi jawaban.
Soal-soal dirancang untuk menguji kemampuan analisis dan pemahaman mendalam terhadap konsep, bukan sekadar hafalan.
Bidang Matematika terdiri dari 40 soal pilihan ganda dengan sistem penilaian:
Materi yang diujikan meliputi:
Tes IPA bersifat terpadu yang menggabungkan konsep fisika, biologi, dan kimia.
Materi utama meliputi:
Biologi
Fisika
Kimia
Bidang IPS juga terdiri dari 40 soal pilihan ganda yang mengintegrasikan berbagai cabang ilmu sosial.
Materi yang diujikan antara lain:
Geografi
Ekonomi
Sejarah
Sosiologi
Mengutip dari Buku Saku Peserta OSN 2026, agar pelaksanaan kompetisi berjalan lancar, peserta diwajibkan:
Selama kompetisi berlangsung, peserta wajib:
Setelah waktu kompetisi selesai, peserta harus:
Panitia menerapkan tiga kategori pelanggaran, yaitu ringan, sedang, dan berat.
Contohnya:
Sanksi:
Contohnya:
Sanksi:
Contohnya:
Sanksi:
(Tribunnews.com/Farra)