Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebelum menerima order pertama, Yusuf kini lebih sering menghitung biaya bensin daripada target jumlah penumpang yang akan diangkutnya hari itu.
Kenaikan harga Pertamax membuat pengemudi ojek online tersebut harus memutar otak agar penghasilannya tidak semakin tergerus biaya operasional.
Yusuf yang sehari-hari menggunakan Yamaha NMax mengaku sebelumnya selalu mengisi Pertamax.
Kendati demikian, setelah harga BBM nonsubsidi itu naik, ia memilih beralih ke Pertalite untuk menghemat pengeluaran.
"Biasanya pakai Pertamax. Sekarang beralih ke Pertalite. Soalnya lumayan naiknya, hampir Rp4.000," kata Yusuf saat ditemui di Jalan Buahbatu, Kota Bandung, Rabu (10/6/2026).
Sebagai pengemudi ojol, bensin menjadi kebutuhan utama yang tidak bisa ditawar.
Setiap hari Yusuf menghabiskan waktu sekitar 10 hingga 11 jam di jalan.
"Keluar biasanya siang, mulai pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 20.00 atau 21.00 WIB," tutur Yusuf.
Dalam sehari, ia mengandalkan dua aplikasi sekaligus untuk mencari penumpang maupun mengantar pesanan.
Menurutnya, jumlah order yang diperoleh cukup bervariasi.
"Kalau ramai bisa menyelesaikan hingga 20 orderan sehari, tapi kalau sepi sekitar 13 hingga 15 order," tuturnya.
Meski aktivitasnya tidak berubah, biaya yang harus dikeluarkan untuk bahan bakar kini bertambah.
Dikatakan Yusuf, sebelumnya ia cukup mengisi bensin sekitar Rp50 ribu per hari saat harga Pertamax masih berada di kisaran Rp13 ribuan per liter.
Kini, untuk penggunaan yang sama, biaya yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp70 ribu.
"Dulu biasa isi Rp50 ribu sehari. Sekarang kalau pakai Pertamax bisa Rp70 ribuan. Ya, lumayan hampir 20 ribu, bisa buat makan itu," ujarnya.
Kenaikan tersebut memang belum membuatnya merugi. Namun, menurut Yusuf, tambahan pengeluaran puluhan ribu rupiah setiap hari cukup berpengaruh terhadap pendapatan yang dibawa pulang.
"Kalau buat balik modal masih bisa. Cuma ya keuntungan jadi berkurang," katanya.
Karena itu, Yusuf memilih menyesuaikan pengeluaran dengan beralih ke Pertalite.
"Ya, realistis saja. Pertamax naiknya cukup signifikan. Tadi pagi sudah isi Pertalite," ucapnya.