Sosok S Terduga Pembunuh Bilqis di Sragen Ditangkap, Warga Desa Bumiaji Kecamatan Gondang
rival al manaf June 10, 2026 08:11 PM

TRIBUNJATENG.COM - Terduga pelaku pembunuhan  Bilqis Rajiansyah (11), bocah perempuan yang ditemukan tewas di rumahnya di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen ditangkap.

Pelaku disebut berinisial S ditangkap di rumahnya Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, pada Selasa (9/6/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun terduga pelaku berinisial S diduga melakukan aksi tersebut seorang diri.

Baca juga: Telat Bayar BPJS Kesehatan 2 Bulan, Botok Pati Ditagih Rp 980 Ribu: Perhitungan Saya Rp 280 Ribu

Baca juga: Tak Perlu Antre di AHASS, Pemilik Motor Honda Bisa Booking Servis Lewat Motorku X

S diketahui merupakan warga Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen.

Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto, membenarkan informasi penangkapan tersebut.

Menurutnya, aparat kepolisian telah bergerak cepat setelah mengumpulkan berbagai petunjuk dan barang bukti selama proses penyelidikan.

"Ditangkap di rumahnya di Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, pada Selasa malam," ujar Aris, Rabu (10/6/2026).

Aris mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, hingga saat ini pelaku yang diamankan baru satu orang.

Polisi juga disebut masih melakukan pengembangan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.

"Satu orang eksekutor. Untuk sementara pelaku satu orang. Tadi malam saya hanya mendapat kabar penangkapan.

Kemudian tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB, pelaku diminta menunjukkan barang bukti berupa pakaian yang dibuang di Sungai Bengawan sesuai petunjuk CCTV terakhir," katanya.

Menurut Aris, petugas kemudian melakukan pencarian dan menemukan pakaian yang diduga dikenakan pelaku saat beraksi.

"Baju ditemukan setelah Dzuhur. Ada dua celana dan satu baju. Itu sesuai dengan rekaman CCTV.

Pelaku diduga hanya membutuhkan waktu sekitar empat menit untuk berganti pakaian di lokasi pembuangan barang bukti tersebut," jelasnya.

Terpisah, Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, membenarkan petugas telah mengamankan seseorang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Bilqis.

Kronologi

Kisah pilu dialami Bilqis, bocah 11 tahun asal Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Sore pukul sekitar 16.00 WIB,  ia ditemukan ibunya sudah meninggal dunia dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

Saat itu ibunya baru pulang kerja di pabrik rokok,. Bilqis sendirian karena ayahnya Sukardi juga masih bekerja.

Bilqis yang masih mengenakan seragam pramuka bersimbah darah penuh luka bacokan. Sang ibu histeris, warga desa gempar.

Polisi menduga korban meninggal akibat tindak kekerasan berupa pembunuhan.

Kasatreskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno menjelaskan, korban yang diketahui bernama Bilqis, pertama kali ditemukan oleh ibunya, Dewi, sepulang bekerja.

"Yang mengetahui pertama kali, ibu kandung korban dan dalam kondisi mengenakan baju Pramuka," kata Catur, Jumat (5/6/2026).

Polisi segera melakukan olah TKP dan membawa jasad korban ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk pemeriksaan medis.

Dari hasil pemeriksaan luar, ditemukan luka yang diduga bekas kekerasan.

Ia menambahkan, kondisi tubuh korban yang diduga mengalami kekerasan sudah mengering.

Perkiraan sementara, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00–10.30 WIB.

"Yang jelas kita temukan adanya dugaan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Namun demikian, motif daripada kejadian ini akan menjadi pendalaman kami," ujar Catur.

Ibu Histeris

Sementara itu jenazah sudah evakuasi menggunakan ambulance ke rumah sakit. 

Warga terlihat masih berada di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto membenarkan kejadian itu. Dia semula mendapatkan laporan dari warga adanya penganiayaan pada Jumat sekira pukul 16.00. Mendapatkan laporan itu, dia langsung mengecek ke lokasi. 

"Ibu sudah histeris, terus saya masuk (rumah) kondisi jenazah sepeti itulah, banyak bekas bacokan. Muka sama sini (tangan) dan sudah kering (lukanya). Tapi ada banyak bekas telapak kaki di lantai," katanya kepada Kompas.com. 

Mengetahui kondisi tersebut, Aris langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Jenar.

Motor Vario hilang 
Diketahui sepeda motor Vario biru yang ada di rumah tersebut belum diketemukan keberadaan atau hilang. 

Dia menuturkan, korban ditemukan sang ibu dalam kondisi luka dan masih mengenakan seragam pramuka.  

"Kalau yang saya lihat (luka), tangan. Muka itu sudah tidak berbentuk," ungkapnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.