Erick Thohir Kutuk Penghina Beckham Putra saat Bermain di Timnas: Patut Ditindak
Kemal Setia Permana June 10, 2026 10:11 PM

TRIBUNJABAR.ID - Pemain Persib Bandung, Beckham Putra, menjadi korban rasisme sejumlah suporter saat membela Timnas Indonesia.

Tindakan diskriminasi itu terjadi ketika Beckham Putra bersama Timnas Indonesia melawan Mozambik, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (9/6/2026).

Setelah pertandingan selesai, para pemain Timnas Indonesia berkeliling lapangan menyapa suporter, demikian pula Beckham Putra.

Namun, ia justru mendapat tindakan diskriminasi, lantaran dihina oknum suporter.

Akun X, @mas_umbies turut menceritakan momen tak mengenakkan itu.

Menurutnya, saat itu ada oknum suporter yang mengacungkan jari tengah kepada Beckham Putra.

"Mau cerita sedikit kronologi Beckham untuk kejadian kedua kalinya 'diacungkan jari tengah' yang katanya suporter Timnas. 

Jadi tadi after match, seperti biasa timnas keliling berjalan untuk menyapa para suporter, nah saat timnas sampe di tribun barat.

Ada nih satu orang suporter dengan bangganya mengacungkan jari tengahnya ke Beckham, dan disitu Beckham emosi, jelas jelas ini main untuk timnas, ko masih bawa rivalitas tim? 

Dan untungnya disana ada Kevin Diks yang nahan Beckham, jujur disana saya emosi sih," ungkapnya.

Baca juga: Bergelimang Trofi di Usia Muda, Beckham Putra Tidak Mau Cepat Puas: Perjalanan Masih Panjang

Suporter lain pun turut kesal hingga menegur sang oknum, lantaran sudah keterlaluan terhadap Beckham Putra.

"Dan akhirnya ada beberapa suporter yang sorakin itu 'oknum' penonton tuh, dan karena saya agak kesal juga, saya videoin lah sampe ke wajah wajahnya tuh. 

Kaya kampungan aja gitu, ini main untuk Indonesia, masih aja yang kelakuan gitu," lanjutnya.

Terpisah, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir akhirnya buka suara terkait diskriminasi terhadap pemain Timnas Indonesia.

Ia menyatakan, seluruh pemain adalah aset bangsa yang wajib dijaga bersama, lantaran berjuang mengorbankan segalanya demi Merah Putih.

"Dalam statuta PSSI dan FIFA’S Global Stand Against Racism mengutuk segala tindakan diskriminasi, bullying dan rasisme. Tindakan tersebut juga patut ditindak agar tidak ada lagi diskriminasi, bullying dan rasisme dalam sepak bola.

Seluruh pemain Timnas Indonesia telah berjuang mengorbankan segalanya demi Merah Putih, mereka adalah aset bangsa yang wajib kita jaga bersama.

Tidak ada ruang untuk tindakan bullying dan diskriminasi di sepak bola Indonesia!," tulis Erick Thohir dalam caption Instagram resminya, Rabu (10/6/2026).

Ia juga mengunggah video lawas pernyataannya, 24 Oktober 2025 silam, yang membahas hal serupa.

"Saya minta tolong banget, masalah bullying, yang berlebihan kepada pemain. Kita harus sayang aset kita, nggak gampang," ungkapnya.

"Kita kritik nggak ada masalah, tetapi kalau sampai kita menerima rasisme, diskriminasi, itu bukan kita!! Budaya bangsa kita tidak seperti itu. Saya menolak tegas yang namanya diskriminasi," katanya. 

Baca juga: Lupakan Maxwell Souza, Persib Buat Langkah Mengejutkan Tarik Bintang Mengerikan Persija Ini

Diky Soemarno dan Rizky Ridho Bela Beckham

Di tempat terpisah, Jakmania (pendukung Persija Jakarta) turut memberikan dukungan pada Beckham Putra.

Menurutnya, Beckham Putra adalah satu di antara pemain lokal terbaik Indonesia saat ini.

Oleh karena itu, harus didukung saat membawa label Timnas Indonesia.

Ia berharap para suporter bisa memisahkan rivalitas, antara ketika mendukung klub dan Timnas Indonesia.

"Rasanya terlalu munafik kalau kita tidak mengakui bahwa Beckham Putra adalah salah satu pemain lokal terbaik di Indonesia saat ini.

Dan ketika dia sedang membela Timnas, kita juga perlu adil dan objektif dalam bersikap.

Anak The Jak asik-asik. Rasanya kita juga perlu asik dalam segala hal.

Gue pribadi akan mendukung siapapun yang membela bendera Indonesia melawan dunia.

Tetap berprestasi untuk Indonesia ya," ujar Diky Soemarno, yang kemudian direpost Bekham Putra dan dibubuhi emoji hati biru merah.

Tak hanya itu, Beckham Putra juga turut membagikan ulang Instagram Story kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho.

"Kita mungkin datang dari klub yang berbeda-beda, tetapi saat mengenakan jersey Tim Nasional, kita adalah satu keluarga.

Mati hentikan segala bentuk kebencian dan provokasi, dan dukung siapa pun yang berjuang untuk lambang Garuda," tulis Rizky Ridho. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.