Grid.ID - Penyanyi dan aktris senior Shanty mengaku tidak menyangka porsi kemunculannya dalam trailer film Takkan Kubiarkan Kau Menangis justru begitu dominan. Padahal, sejak awal ia mengira film tersebut akan lebih berfokus pada perjalanan para personel band muda yang menjadi pusat cerita.
Saat ditemui di kawasan Jakarta Timur pada Rabu (10/6/2026), Shanty mengungkapkan keterkejutannya melihat respons publik terhadap trailer yang baru dirilis. Menurutnya, selama proses produksi ia meyakini bahwa kisah para anak band yang berjuang mengejar mimpi di industri musik akan menjadi sorotan utama.
"Ini sebenarnya sih jujur, saya juga nggak nyangka trailernya kok banyak sayanya gitu. Saya pikir pemeran utamanya anak-anak band ini," ujar Shanty di kawasan Jakarta Timur pada Rabu (10/6/2026).
Menurut Shanty, film ini tidak hanya berbicara mengenai perjuangan membangun karier di dunia musik. Lebih dari itu, ada kisah tentang hubungan anak dan orang tua, tentang restu, kepercayaan, serta keberanian mengambil keputusan hidup.
"Tapi memang setelah jalannya pengembangan skrip, emang tokoh ibunya ini jadi kunci. Bahwa anak-anak band ini selain struggling sama membuat karirnya di dunia musik, tapi juga struggling dengan meminta izin dari orang tua," jelasnya.
Bagi Shanty, memerankan karakter Ibu Dini dalam film ini bukan sekadar menjalankan tugas sebagai aktris. Ia merasa memiliki kedekatan emosional yang sangat kuat dengan karakter tersebut karena mengingatkannya pada kisah hidupnya sendiri.
Pelantun sejumlah lagu populer itu mengaku selama proses syuting dirinya seperti melihat kembali perjalanan hidup bersama mendiang ibunya. Bahkan, ia merasa menjadi sudut pandang sang ibu ketika menghadapi anak yang memiliki impian besar di dunia hiburan.

"Karena kayak tadi aku bilang, aku tuh bener-bener jadi POV (sudut pandang) almarhumah mama," tutur Shanty.
Ia pun mengenang kembali momen bersama sang ibu. Berdasarkan pengakuan, dulu sang ibu tidak mengizinkan dirinya untuk terjun ke dunia tarik suara. Namun, hal tersebut berubah ketika Shanty mendapatkan penghargaan AMI Awards.
"Ibu saya tuh dulu nggak ngijinin gitu. Jadi saya tuh ditahan, ditahan, ditahan terus sampai saya pertama kali menang AMI Awards sebagai Best New Singer, itu akhirnya baru ibu bilang, 'Sok Neng, buktikan. Ya udah, terbang sana'," ungkapnya.
Ia pun merasa flashback dengan karakter yang ia bintangi tersebut. Menurutnya, sang ibu adalah sosok pendukung terbesar yang selalu bangga terhadap pencapaian anak-anaknya. Bahkan, Shanty yakin sang ibu akan menjadi orang pertama yang mengajak keluarga dan teman-temannya untuk menonton film tersebut.
"Flashback banget! Apalagi tadi kan seru nulis pesan kata-kata buat mama gitu ya. Itu buat saya tuh aduh," ungkapnya.
"Kalau ibu saya masih hidup ini pasti ibu tuh paling depan. Pasti ibu saya tuh suporter saya paling utama, paling duluan nonton, paling ngajakin teman-temannya. Malah mungkin nobar (nonton bareng) satu Sukabumi!" sambungnya.
Shanty berharap segala pencapaian yang telah diraihnya dapat menjadi kebanggaan bagi sang ibu, di mana pun beliau berada. Bagi penyanyi berusia matang itu, setiap karya yang dihasilkan selalu memiliki makna khusus karena menjadi bagian dari perjalanan hidup yang pernah diperjuangkan bersama keluarga.
"Jadi mudah-mudahan ibu melihat saya dari surga, bangga sama anaknya," tutur Shanty.
Film yang diproduksi oleh Langit Pictures Indonesia ini akan tayang pada 16 Juli 2026. Tak hanya Shanty, film ini turut dibintangi oleh Ari Irham, Teuku Rizky, Didi Riyadi, Ariyo Wahab, dan masih banyak lagi.