Kecelakaan Maut di Cibinong: Tragedi Maut Pakansari Tewaskan 2 Pemuda, Motor Tabrak Pembatas Jalan
Wahyu Septiana June 11, 2026 08:07 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan maut merenggut nyawa dua orang pemuda di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (10/6/2026).

Korban diketahui berinisial BKW, warga Perumahan Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, dan AP, warga Kampung Cikempong, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong.

Insiden tragis itu terjadi saat motor yang mereka kendarai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Alternatif Gor Pakansari.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di sekitar Kampung Poncol, Kelurahan Nanggewer Mekar, tepatnya di ruas jalan dekat sebuah warung bakso.

Akibat insiden itu, pengendara maupun penumpang motor meninggal dunia di lokasi karena mengalami cedera berat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, mengatakan kedua korban tengah berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha V-Ixion bernomor polisi F 2280 FAV.

Kendaraan melaju dari arah Sentul menuju kawasan Pakansari.

Namun ketika memasuki tikungan ke kiri di lokasi kejadian, pengendara diduga tidak mampu mengendalikan laju motor sehingga kendaraan terus melaju lurus.

Motor kemudian menghantam pembatas jalan sebelum akhirnya terjatuh.

"Setibanya di TKP, pengemudi kehilangan kendali pada saat melintasi tikungan ke kiri, pengemudi bergerak lurus menabrak pembatas jalan dan terjatuh," ujar Ares.

Benturan keras yang terjadi mengakibatkan kedua korban mengalami luka fatal, terutama di bagian kepala.

Petugas yang datang ke lokasi mendapati pengendara dan penumpang sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Kecelakaan lalu lintas tunggal. Akibat kejadian tersebut dua orang meninggal dunia," kata Ares.

Setelah proses evakuasi dilakukan, jenazah kedua korban dibawa ke RSUD Bakti Pajajaran untuk penanganan lebih lanjut.

Dikutip dari Korlantas Polri, berikut tips hindari kejadian yang dapat berakibat buruk di jalan:

1. Sesuaikan posisi duduk sebelum berkendara

Sangat penting untuk menyamankan posisi duduk sebelum mulai berkendara. Kamu bisa menyesuaikan posisi jok mobil agar kaki kamu bisa menginjak pedal dengan nyaman saat berkendara.

Selain itu posisikan juga kemudi agar kamu bisa berbelok dengan nyaman. Pastikan masih ada sudut di siku tangan kamu agar bisa mengendalikan kemudi dengan nyaman.

Selain itu, atur spion baik luar maupun dalam dengan baik. Pastikan spion dalam mengarah ke bagian kaca belakang mobil sehingga kamu bisa melihat kendaraan yang berada tepat di belakang mobilmu.

Sedangkan spion samping harus bisa mengakomodasi bagian yang tidak terlihat dari kaca spion dalam.

Fungsi kaca spion luar adalah perpanjangan jarak pandang dari spion dalam, sehingga jika kamu masih melihat objek yang sama dengan spion dalam, maka spion luarmu perlu dibuka lebih lebar lagi agar bisa melihat objek lebih luas.

2. Nyalakan radio atau musik yang cocok untuk berkendara

Menyalakan radio atau musik bisa membuatmu tetap terjaga dan menghindari kebosanan saat sedang menyetir.

Radio bisa menjadi pilihan jika kamu menyetir sendirian karena suara dari penyiar radio bisa membuatmu merasa ada teman yang menemanimu berkendara.

Sedangkan jika memilih untuk mendengarkan musik, maka pilihlah musik yang sesuai dengan kondisi dan waktu perjalanan.

Untuk perjalanan di siang hari di kala macet, musik lembut seperi jazz, klasik, atau pop bisa membuatmu lebih rileks.

Sedangkan jika suasana cukup hening atau sedang berkendara di tengah malam, mendengarkan musik yang cenderung keras dan bertempo cepat seperti rock, metal, atau elektronik bisa membangkitkan energimu agar tidak mengantuk dan lelah.

3. Jangan bermain ponsel saat sedang berkendara

Menggunakan ponsel saat berkendara sungguh sangat berbahaya. Taruh ponselmu, dan jangan gunakan sama sekali saat berkendara.

Jika kamu harus menelepon atau membalas pesan, tepikan dulu kendaraanmu lalu selesaikan keperluan berponselmu sebelum melanjutkan berkendara.

Jika kamu memutusukan untuk membuka ponsel saat lampu merah, sebaiknya pastikan lampu merahnya masih lama sehingga kamu tidak membuat kendaraan di belakang kamu menunggu kamu siap untuk berkendara kembali karena terlalu lama bermain ponsel sedangkan lampu sudah hijau.

Hindari juga merekam video untuk konten di sosial media karena itu sangat berbahaya. Fokusmu akan terbagi sehingga perhatianmu ke jalan akan terganggu dan bisa menyebabkan kecelakaan.

4. Jika berkendara bersama orang lain, hindari percakapan yang bisa menimbulkan emosi

Mengobrol saat berkendara memang menyenangkan. Banyak obrolan seru terjadi saat berada di dalam mobil.

Namun jangan sampai obrolan mengarah ke pertengkaran seperti biasa terjadi saat berkendara dengan pasangan. 

Kamu yang terbawa emosi bisa melampiaskan emosi ke gaya berkendaramu, sehingga bisa membahayakan karena berkendara dalam emosi cenderung akan membawa mobil secara ugal-ugalan.

Jika terlanjut terbawa emosi, berhenti dulu untuk menenangkan diri dan lanjutkan kembali jika kamu sudah yakin bahwa kamu sudah tidak terbawa emosi lagi.

5. Bawa cemilan dan air minum saat berkendara

Ngemil bisa menjadi salah satu cara menghilangkan kebosanan saat berkendara. Cemilan yang mudah kamu makan sambil berkendara agar tetap fokus saat berkendara jangan lupa wajib kamu bawa.

Makanan itu bisa menghindarkan kamu dari kantuk karena jadi memiliki aktifitas lain yang bisa meningkatkan fokus namun tetap tidak mengganggu saat berkendara.

Bagi yang tidak suka ngemil, permen karet bisa menjadi solusi karena juga bisa membuatmu tetap fokus saat berkendara. Air minum juga perlu kamu sediakan di dalam mobil agar tetap terhidrasi dan konsentrasi.

Berita Lainnya

Baca juga: Demo Protes Kenaikan Pertamax di Cikini Berujung Pembubaran, Massa Protes Tindakan Polisi

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jakarta, 11 Juni 2026: Langit Cerah, Suhu Tertinggi di Jaksel Tembus 34 Derajat

Baca juga: Full Senyum! BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Kamis 10 Juni 2026: Cerah Berawan Sepanjang Hari

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.