Protes yang Berujung Bakar Ban di Berbagai Titik Indonesia Imbas Kenaikan Harga BBM
Desy Selviany June 11, 2026 08:32 AM

WARTAKOTALIVE.COM - Protes-protes kecil kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax mulai bermunculan di berbagai kota di Indonesia. 

Mulai dari Kendari hingga Jakarta, unjuk rasa dengan aksi bakar ban mulai dilakukan sekelompok mahasiswa pada Rabu (10/6/2026) malam atau di hari peresmian kenaikan harga BBM jenis Pertamax. 

Di Jakarta misalnya, sejumlah massa yang mengatasnamakan mahasiswa unjuk rasa dan membakar ban di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. 

Aksi tersebut berlangsung pada Rabu malam dan segera dibubarkan Kepolisian. 

Pihak aparat juga langsung memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR) sesaat massa membakar ban di tengah jalan kawasan Cikini. 

Dimuat TribunJakarta situasi dapat dikendalikan dan massa membubarkan diri sekitar pukul 21.32 WIB.

Ketua HMI Cabang Jakarta Pusat-Utara, Amiruddin Emon, mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk respons atas sejumlah persoalan yang tengah berkembang di tingkat nasional.

Menurut dia, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax menjadi salah satu faktor yang memicu mahasiswa turun ke jalan.

"Aksi tadi sebagai respons spontan terhadap dinamika politik kebangsaan kita hari ini, dan pemantiknya memang karena adanya kenaikan BBM itu," ujar Amiruddin dikutip dari Kompas.com, Kamis (11/6/2026).

Amiruddin menilai kenaikan harga Pertamax berpotensi memberikan dampak berantai terhadap kehidupan masyarakat, termasuk kelompok ekonomi menengah ke bawah.

Karena itu, ia meminta pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan yang terjadi pada nilai tukar rupiah.

Aksi di Kendari

Selain di Jakarta, video unjuk rasa di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) juga viral karena berakhir dengan bakar-bakaran. 

Dalam video asap membumbung tinggi di sejumlah titik jalan protokol kendari pada Rabu malam.

Baca juga: Pesan SBY untuk Prabowo di Tengah Pelemahan Rupiah dan Kenaikan BBM

Sejumlah massa membawa mobil komando berunjuk rasa di tengah jalan sehingga sempat menimbulkan kemacetan. 

Dimuat Kompas.com Aksi turun ke jalan ini pecah di dua titik strategis di ibu kota provinsi tersebut pada Rabu (10/6/2026). 

Di titik pertama, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan Bundaran Tank. 

Jalannya demonstrasi di lokasi ini sempat diwarnai dengan aksi pembakaran ban bekas di tengah jalan sebagai bentuk simbol kekecewaan. 

Sementara di lokasi berbeda, sejumlah massa aksi dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Kendari juga memblokade jalur lalu lintas di lampu merah perempatan Kampus UHO Kendari. 

Mengusung napas gerakan yang sama, mereka secara lantang menyuarakan penolakan atas kenaikan tarif Pertamax.

Dalam orasinya, para demonstran mengkritik jajaran pemerintah yang dinilai telah ceroboh mengeluarkan kebijakan publik tanpa melakukan uji petik di lapangan terlebih dahulu, sehingga mengakibatkan keresahan massal di tengah masyarakat. 

"Kami melihat pemerintah hanya melihat kalangan-kalangan elite, tanpa memikirkan masyarakat yang susah mencari kebutuhan ekonominya sendiri," teriak Ketua PMII Kota Kendari, Rahmat Al Mubarak, saat menyampaikan orasi di atas mobil komando.

(Wartakotalive.com/DES/Kompas.com/TribunJakarta)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.