TVRI Gratiskan Nobar Piala Dunia Khusus Warung Kopi di Aceh
Muliadi Gani June 11, 2026 10:51 AM

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Aceh, khususnya para pelaku usaha warung kopi (warkop). 

TVRI Stasiun Aceh resmi mengumumkan bahwa kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 di warkop akan digratiskan dari biaya lisensi.

Plt Kepala TVRI Stasiun Aceh, Yusril, menyampaikan keputusan ini di sela pertemuan dengan Asosiasi Warkop se-Kota Banda Aceh.

Menurutnya, kebijakan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi usaha warkop dan kemampuan mereka dalam membayar lisensi.

“Seluruh warkop khusus di Aceh telah kita gratiskan untuk nonton bareng.

Harapan kami, para pengusaha warkop dapat menjaga ketertiban, ketentraman, serta kenyamanan,” ujarnya Yusril usai pertemuan dengan Asosiasi Warkop se-Kota Banda Aceh di ruang rapat TVRI Aceh, Keutapang, Selasa (9/6/2026).

Meski gratis, ada beberapa ketentuan yang wajib dipenuhi.

Setiap penyelenggara tetap harus melakukan pendaftaran lisensi melalui barcode yang akan ditampilkan di layar TV maupun media sosial resmi TVRI Aceh.

Selain itu, warkop diminta melakukan publikasi kegiatan melalui media sosial masing-masing, serta memasang umbul-umbul, spanduk, atau media promosi sesuai template resmi dari TVRI. 

Baca juga: Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh Latih Warga Olah Manisan Mangga

Baca juga: Polres Abdya Tangkap Dua Pencuri Sapi di Babahrot, Empat Ekor Ternak dan Dump Truck Diamankan

Untuk memperoleh template dan materi promosi resmi, penyelenggara dapat berkoordinasi dengan Direktorat Pengembangan dan Usaha TVRI melalui email pengembangandanusaha@tvri.go.id.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari dukungan promosi bersama untuk meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia 2026. 

Yusril menegaskan bahwa pada prinsipnya seluruh warga Indonesia bisa menyaksikan siaran Piala Dunia di rumah secara gratis.

Namun, untuk restoran, hotel, dan tempat usaha lain yang bersifat komersial, tetap akan dikenakan pungutan lisensi.

Ia juga menambahkan, warkop yang ingin mengadakan acara bersponsor dalam kegiatan nobar tetap harus membayar biaya lisensi karena sifatnya sudah komersial.

Dengan kebijakan ini, TVRI berharap semangat kebersamaan masyarakat Aceh dalam menyambut pesta sepak bola dunia semakin terasa, sekaligus memberi ruang bagi warkop untuk menjadi pusat interaksi sosial tanpa terbebani biaya tambahan.

Kebijakan ini bukan hanya meringankan beban pelaku usaha kecil, tetapi juga memperkuat peran warkop sebagai ruang publik yang hidup di Aceh.

Nobar Piala Dunia 2026 di warkop diprediksi akan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan gairah sepak bola di daerah.

Baca juga: Polisi Amankan Pria yang Ancam Bunuh dan Bakar Rumah Perawat Puskesmas Karangbaru

Baca juga: Truk Trailer Tabrak Dua Motor Usai Adu Banteng dengan Honda Brio, Dua Tewas

Baca juga: Usai Laksanakan Tawaf wada, Jemaah Haji Aceh Menuju Madinah

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.