- Seorang bocah berinisial MWP (6) diduga menjadi korban persekusi yang terjadi di Taman Kramat Pulo, Kramat, Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (7/6/2026) malam.
Akibat kejadian tersebut, korban sempat mengalami koma dan hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Nenek korban, Linda Reselin (56), mengatakan cucunya datang bermain ke taman sekitar pukul 18.30 WIB hingga 19.30 WIB.
Linda mengatakan, awalnya keluarga menduga korban mengalami kejang setelah tersengat listrik dari salah satu tiang yang berada di area taman tersebut.
Namun, setelah melihat rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi, keluarga menemukan dugaan adanya tindakan persekusi terhadap korban.
Menurut Linda, korban sempat diseret dan dibawa ke arah sebuah tiang yang ternyata dialiri listrik.
Tak hanya itu, Linda menyebut cucunya juga mengalami kekerasan fisik hingga menyebabkan benjolan di bagian belakang kepala.
Linda menuturkan, setelah kejadian korban sempat pingsan di lokasi.
Sejumlah orang berusaha memberikan pertolongan dengan menyiramkan air ke tubuh korban.
Korban juga sempat diberi susu cair, namun dimasukkan melalui hidung.
Meski telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Pusat, Linda mengaku hingga kini belum ada pihak yang diamankan terkait dugaan persekusi tersebut.
Linda menambahkan, korban sempat koma saat dirawat di RSCM.
Saat ini kondisi korban telah sadar, namun masih mengalami trauma dan ketakutan ketika bertemu orang lain.
Sementara itu, mantan Ketua RT 06 RW 08, Asep, membenarkan adanya peristiwa seorang anak yang tersengat listrik di area taman tersebut.
Asep menjelaskan, saat ini Taman Kramat Pulo masih ditutup sementara menyusul insiden tersebut.
Ia memastikan kebocoran listrik pada fasilitas taman sudah diperbaiki sehingga tidak lagi membahayakan pengunjung.