Tanjungpinang (ANTARA) - Kantor SAR Tanjungpinang melakukan operasi pencarian terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Pasifik II yang dilaporkan terjatuh di Perairan Selat Riau, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala Unit (Kanit) Siaga SAR Tanjung Uban Deryan Erlangga Pratama mengatakan laporan kejadian itu diterima Kamis (11/6) pukul 11.45 WIB dari Kantor Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Batam.
"Korban diketahui bernama Johan, yang dilaporkan terjatuh dan hilang saat kapal berlayar dari Perairan Lagoi menuju Telaga Punggur, setelah mengalami kerusakan mesin di laut," kata Deryan Erlangga di Bintan, Kamis.
Berdasarkan keterangan yang diterima, kata dia, korban Johan tidak ditemukan berada di atas KM Pasifik II dan dinyatakan hilang sekitar pukul 02.00 WIB atau Kamis dinihari.
Awak KM Pasifik II telah berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, lanjut Deryan Erlangga, Tim Rescue Unit Siaga SAR Tanjung Uban yang berjumlah empat personel diberangkatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi pencarian.
Informasi kejadian itu juga telah disebarluaskan kepada unsur potensi SAR dan kapal-kapal patroli yang melintas di sekitar perairan tersebut guna membantu upaya pencarian korban.
Operasi SAR kali ini melibatkan Kantor SAR Tanjungpinang bersama Kantor Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Batam.
"Hingga saat ini tim SAR gabungan masih terus melaksanakan pencarian terhadap korban," kata dia.





