Pemkab Lamandau Siapkan E-Parkir di RSUD, Cegah Kebocoran PAD dari Parkir Liar
Sri Mariati June 11, 2026 05:50 PM

TRIBUNKALTENG.COM, LAMANDAU  - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau, mulai menyiapkan penerapan sistem parkir elektronik (e-parkir) di kawasan RSUD Gusti Abdul Gani.  

Langkah ini dilakukan untuk menekan potensi kebocoran pendapatan daerah, sekaligus menertibkan pengelolaan parkir yang selama ini dinilai belum optimal. 

Rencana tersebut disampaikan Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid. Menurutnya, sistem parkir berbasis digital akan membuat seluruh transaksi tercatat secara otomatis sehingga lebih transparan dan akuntabel. 

"Dengan sistem parkir elektronik, seluruh transaksi parkir akan tercatat secara digital sehingga lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, penerapan sistem ini juga diharapkan dapat meningkatkan PAD Kabupaten Lamandau," kata Abdul Hamid kepada wartawan di Nanga Bulik, Kamis (11/6/2026). 

Penerapan e-parkir menjadi salah satu upaya Pemkab Lamandau, membenahi sektor pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).  

Pasalnya, pengelolaan parkir di lingkungan rumah sakit milik pemerintah daerah itu disebut masih menyisakan sejumlah persoalan, termasuk dugaan praktik parkir liar yang berpotensi menyebabkan kebocoran penerimaan daerah. 

Dengan sistem elektronik, setiap kendaraan yang masuk dan keluar akan tercatat dalam sistem. Pemerintah berharap tidak ada lagi transaksi parkir yang tidak masuk ke kas daerah. 

Selain aspek pengawasan, penerapan e-parkir juga akan mendukung program digitalisasi transaksi keuangan daerah.  

Nantinya masyarakat dapat melakukan pembayaran menggunakan uang elektronik atau metode pembayaran non-tunai lainnya. 

Meski demikian, Abdul Hamid memastikan kebijakan tersebut tidak akan memberatkan masyarakat. Pemkab tetap menyiapkan alternatif pembayaran bagi warga yang belum terbiasa menggunakan transaksi digital. 

"Kami ingin pelayanan tetap mudah diakses masyarakat. Jadi akan disiapkan mekanisme yang menyesuaikan kondisi di lapangan," ujarnya. 

Menurutnya, tujuan utama penerapan e-parkir bukan semata-mata mengejar peningkatan PAD. Lebih dari itu, sistem tersebut diharapkan mampu menciptakan tata kelola parkir yang tertib, memberikan kepastian tarif, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung rumah sakit. 

Saat ini Pemkab Lamandau masih melakukan pembahasan teknis bersama instansi terkait untuk menyiapkan regulasi maupun infrastruktur pendukung sebelum sistem tersebut diterapkan. 

"Rencana penerapan sistem tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan dan pembahasan teknis guna memastikan pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pemerintah daerah," pungkas Abdul Hamid. 

Hamib membeberkan rencana digitalisasi parkir ini menjadi salah satu langkah awal Pemkab Lamandau dalam memperkuat pengawasan terhadap sumber-sumber pendapatan daerah yang selama ini dinilai masih berpotensi bocor akibat pengelolaan manual.  

"Dengan sistem yang lebih modern, pemerintah berharap setiap rupiah penerimaan parkir dapat tercatat dan dipertanggungjawabkan secara transparan." pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.