Kota Bogor (ANTARA) - DPRD Kota Bogor, Jawa Barat, berduka atas wafatnya anggota Fraksi PKS Muaz HD di Rumah Sakit Hermina Kota Bogor, Kamis dini hari.
Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian sosok yang selama ini dikenal sebagai politisi senior dan panutan bagi banyak anggota dewan.
"Kami sangat kehilangan yang mendalam atas wafatnya senior kami Bapak Ir. Muaz HD. Beliau adalah politisi yang sangat luar biasa," kata Adityawarman.
Muaz HD mengembuskan napas terakhir pada pukul 03.38 WIB. Legislator senior dari Daerah Pemilihan Tanah Sareal itu kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kayumanis, Kota Bogor.
Menurut dia, almarhum merupakan figur pengayom yang dihormati lintas generasi di lingkungan DPRD Kota Bogor. Berbagai gagasan dan kontribusinya selama menjadi wakil rakyat telah memberikan manfaat bagi masyarakat.
Adityawarman mengatakan, Muaz HD tidak hanya menjadi rekan kerja di parlemen, tetapi juga sosok tempat bertukar pikiran yang selalu menanamkan nilai integritas dalam berpolitik.
"Beliau juga selalu menegaskan kepada kami, bahwa yang baik harus ditiru, dan yang buruk jangan. Dalam pertemanan beliau juga sangat baik dan bijaksana. Selamat jalan Bapak Ir. Muaz HD, semoga husnul khotimah," ujarnya.
Ungkapan duka juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor M. Rusli Prihatevy.
Ia mengenang Muaz HD sebagai legislator yang konsisten mengawal aspirasi masyarakat dan menjadikan kepentingan publik sebagai prioritas utama.
"Keberpihakan pada kepentingan masyarakat selalu menjadi prioritas dalam setiap rapat kerja maupun perumusan kebijakan di DPRD Kota Bogor," kata Rusli.
Muaz HD dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang pendidikan, organisasi, dan politik. Lahir di Singaraja, Bali, pada 1 Januari 1960, ia menempuh pendidikan tinggi di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus sebagai lulusan terbaik Fakultas Pertanian pada 1984.
Selain berkiprah sebagai akademisi dan profesional, Muaz HD aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan keislaman.
Di dunia politik, ia terpilih menjadi anggota DPRD Kota Bogor periode 2009-2014 dan kembali dipercaya masyarakat untuk mengemban amanah pada periode berikutnya.
Semasa hidup, Muaz HD dikenal sebagai sosok sederhana, religius, dan konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Ia memandang politik sebagai sarana pengabdian dan dakwah untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga, kolega, dan masyarakat Kota Bogor yang mengenalnya sebagai figur yang santun, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat dalam pelayanan publik.





