Sosok Bek Timnas Indonesia yang Tolak Persija Jakarta, Pilih Bertahan di Port FC
Elfan Fajar Nugroho June 12, 2026 05:44 PM

TRIBUNWOW.COM -  Inilah profil Asnawi Mangkualam yang jadi sorotan pada bursa transfer musim ini.

Bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam menolak tawaran untuk bergabung dengan Persija Jakarta dan memilih untuk melanjutkan kariernya bersama Port FC di Thailand.

Kabar tersebut diungkap oleh akun Instagram @infobolaindonesia02, Jumat (12/6/2026).

Dalam unggahannya, akun tersebut menyebutkan bahwa Asnawi Mangkualam telah mengambil keputusan untuk bertahan di Port FC meski sempat didekati oleh Persija Jakarta.

Baca juga: Profil Ewen Jaouen: Kiper yang Berhasil Digaet Newcastle, Chelsea dan Tottenham Kena Tikung

"ASNAWI TOLAK PERSIJA

Sempat didekati Persija dan telah menjalin komunikasi dengan Port FC akhirnya Asnawi beri keputusan

Secara mengejutkan Asnawi menolak tawaran untuk bergabung dengan Persija
Asnawi lebih memilih berkarir di luar negeri dan bertahan di Port FC
Karena Port FC musim depan berkompetisi di ACL ELITE," tulis @infobolaindonesia02.

Sebelumnya, Persija Jakarta disebut telah menjalin komunikasi dengan pihak Asnawi Mangkualam untuk membahas kemungkinan transfer pada musim depan.

Namun, pemain 26 tahun tersebut dikabarkan telah mengambil keputusan untuk tetap berkarier di luar negeri.

Keputusan tersebut disebut tidak lepas dari kesempatan yang dimiliki Port FC untuk tampil di ajang ACL ELITE musim depan.

Kesempatan berlaga di kompetisi level tertinggi antarklub Asia ini menjadi pertimbangan penting bagi Asnawi dalam menentukan langkah kariernya.

Dengan keputusan tersebut, peluang Persija untuk mendapatkan tanda tangan Asnawi pada bursa transfer mendatang dipastikan akan tertutup. 

Meski berbagai spekulasi sempat bermunculan, pilihan Asnawi menunjukkan tekadnya untuk terus bersaing di level internasional dan menjaga konsistensi kariernya di luar Indonesia.

Mengenal Asnawi Mangkualam

Asnawi Mangkualam Bahar atau yang sering dikenal dengan Asnawi Mangkualam ini lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada 4 Oktober 1999.

pemain berusia 26 tahun ini memiliki nilai pasar sebesar Rp8,69 miliar.

Pemain dengan tinggi 1,70 meter tersebut berposisi sebagai bek dan dominan memakai kaki kanan.

Asnawi Mangkualam mengawali karier sepak bolanya dari SSB Hasanuddin Makassar sebelum bergabung dengan akademi PSM Makassar pada 2014. 

Setelah sempat memperkuat PON Sulsel dan Persiba, ia menembus tim senior PSM Makassar pada 2017.

Karier Asnawi kemudian berlanjut ke luar negeri dengan bergabung ke Ansan Greeners di Korea Selatan pada 2021. 

Dua tahun kemudian, ia pindah ke Jeonnam Dragons sebelum melanjutkan kariernya bersama Port FC di Thailand sejak Januari 2024.

Asnawi juga satu di antara pemain Timnas Indonesia yang bermain di klub luar negeri.

Bersama Timnas senior Indonesia, Asnawi telah mencatatkan sebanyak 48 caps selama ia membela Timnas Indonesia.

Baca juga: Asnawi Mangkualam Gabung Persija Jakarta? 2 Sosok Sebut Sebentar Lagi & Deal, Arema FC Untung Besar

Profil Asnawi Mangkualam

Nama lengkap: Asnawi Mangkualam Bahar

Tanggal lahir / usia: 4 Oktober 1999 (26 tahun)

Tempat lahir: Makassar, Indonesia

Kewarganegaraan: Indonesia

Tinggi badan: 1,70 m

Posisi: Bek kanan

Kaki dominan: Kanan

Klub saat ini: Port FC

Bergabung: 26 Januari 2024

Kontrak berakhir: 30 Juni 2029

Perpanjangan kontrak terakhir: 31 Desember 2024

Sponsor/peralatan: Specs

Nilai pasar: Rp8,69 miliar.

Statistik Berdasarkan Klub

Port FC: 66 pertandingan, 1 gol, 8 asis, 8 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan 4.439 menit bermain.

PSM Makassar: 60 pertandingan, 2 gol, 5 asis, 20 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 4.059 menit bermain.

Ansan Greeners: 42 pertandingan, 2 gol, 3 asis, 5 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan 2.743 menit bermain.

Jeonnam Dragons: 27 pertandingan, 2 asis, 5 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan 1.921 menit bermain.

Statistik Berdasarkan Kompetisi

Liga Nasional: 166 pertandingan, 5 gol, 13 asis, 32 kartu kuning, 3 kartu kuning kedua, 2 kartu merah, dan 10.859 menit bermain.

Kejuaraan Domestik: 14 pertandingan, 3 asis, 2 kartu kuning, dan 1.213 menit bermain.

Kejuaraan Internasional: 15 pertandingan, 2 asis, 4 kartu kuning, dan 1.090 menit bermain.

(TribunWow.com/Peserta Magang dari STMIK Amikom Surakarta/Lifia Anggraini)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.