TRIBUNNEWS.COM - Penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, resmi mengakhiri kebersamaannya dengan klub Belgia, FCV Dender, setelah kontraknya berakhir pada penghujung Juni 2026.
Kabar perpisahan Ragnar diumumkan langsung oleh FCV Dender melalui laman resmi klub pada Senin (9/6/2026).
Dalam pengumuman tersebut, Dender tidak hanya melepas Ragnar, tetapi juga 12 pemain lainnya yang kontrak maupun masa peminjamannya telah berakhir.
"Setelah kontrak atau masa pinjaman mereka berakhir, kami mengucapkan selamat tinggal kepada Guillaume Dietsch, Michael Verrips, Gauthier Gallon, Bryan Goncalves, Benjamin Fredrick, Luc De Fougerolles, Ragnar Oratmangoen, Noah Mbamba, Desmond Acquah, Jordan Kadiri, Alireza Jahanbakhsh, Ryan Adewusi, dan Bruny Nsimba," tulis pernyataan resmi FCV Dender.
Klub yang dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia, Sihar Sitorus itu juga memberikan apresiasi kepada para pemain yang telah membantu perjalanan tim dalam beberapa musim terakhir.
"Sepanjang musim-musim sebelumnya, mereka masing-masing telah berkontribusi kepada klub kami dengan cara mereka sendiri."
"Di lapangan, di ruang ganti, dan dalam operasional harian tim, mereka secara konsisten mendedikasikan diri mereka untuk FCD."
Sebagai penutup, FCV Dender menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pemain yang meninggalkan klub pada musim panas ini.
Perpisahan tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan Ragnar bersama Dender yang dimulai sejak Agustus 2024.
Saat itu, pemain berusia 28 tahun tersebut datang dengan harapan dapat menjadi salah satu motor serangan klub di kompetisi Belgia.
Selama membela FCV Dender, Ragnar beberapa kali mendapat kesempatan tampil di kompetisi kasta tertinggi Belgia.
Pada musim 2025/2026, pemain yang biasa beroperasi sebagai winger maupun penyerang itu mencatatkan 19 penampilan di seluruh kompetisi dengan torehan satu gol.
Baca juga: Fakta Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala AFF U19: Australia Mimpi Buruknya Nova Arianto
Meski tidak selalu menjadi pilihan utama, Ragnar tetap mampu menunjukkan kontribusinya bagi tim. Di saat yang sama, ia juga masih menjadi bagian penting Timnas Indonesia dalam berbagai agenda internasional.
Keputusan Ragnar meninggalkan Dender sebenarnya tidak terlalu mengejutkan.
Selain kontraknya memang akan berakhir pada 30 Juni 2026, situasi klub juga mengalami perubahan besar setelah gagal mempertahankan tempat di kasta tertinggi Liga Belgia.
FCV Dender dipastikan terdegradasi ke Challenger Pro League atau Liga 2 Belgia musim 2026/2027 setelah kalah dari Lommel SK pada final play-off promosi/degradasi.
Dender harus mengakui keunggulan lawannya dengan agregat 2-3, sehingga Lommel SK berhak promosi ke kasta tertinggi.
Setelah resmi berstatus tanpa klub, masa depan Ragnar kini menjadi perhatian para pendukung Timnas Indonesia. Sejumlah laporan media menyebutkan bahwa pemain berdarah Maluku tersebut berpeluang kembali berkarier di Belanda.
Media Belanda, Sparta Niuews melaporkan bahwa Ragnar kini sedang menjalin negosiasi dengan Eredivisie, Sparta Rotterdam.
"Sparta Rotterdam sedang melakukan pembicaraan dengan Ragnar Oratmangoen; belum ada kesepakatan resmi, tetapi sang pemain, manajemen, dan Sparta sedang melakukan negosiasi," tulis akun X @NieuwsSparta.
Jika transfer itu terwujud, Ragnar akan kembali merasakan atmosfer kompetisi tertinggi Belanda.
Sebelumnya, ia pernah memperkuat sejumlah klub di Negeri Kincir Angin seperti FC Groningen, Go Ahead Eagles, dan Fortuna Sittard.
Kepindahan ke Sparta Rotterdam juga bisa menjadi langkah penting bagi Ragnar untuk menghidupkan kembali kariernya di level klub setelah menjalani periode yang tidak mudah bersama Dender.
Kini, publik sepak bola Indonesia tinggal menantikan keputusan akhir sang pemain mengenai pelabuhan barunya untuk musim 2026/2027.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)