8 Handtraktor Dibagikan Pemkab Nunukan, Bupati Irwan Sabri Minta Jangan Ada yang Kuasai Sendiri
Junisah June 12, 2026 07:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam mendukung program Ketahanan Pangan nasional kembali dibuktikan. 

Bupati Nunukan H Irwan Sabri turun langsung ke Pulau Sebatik untuk menyerahkan delapan unit Alat dan Mesin Pertanian (alsintan) kepada kelompok tani.

Namun di balik penyerahan bantuan tersebut, Irwan Sabri menyampaikan pesan tegas kepada para penerima. Ia mengingatkan agar handtraktor yang diberikan tidak dikuasai segelintir orang atau kelompok tertentu.

Penyerahan bantuan berlangsung di Kampung Enrekang, Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, anggota DPRD Nunukan, unsur TNI, kepala desa, tokoh masyarakat hingga kelompok tani penerima bantuan.

Bantuan alsintan yang bersumber dari APBD Pemkab Nunukan Tahun Anggaran 2026 itu terdiri dari delapan unit handtraktor yang diperuntukkan bagi dua kelompok tani di Pulau Sebatik.

Baca juga: Bupati Nunukan Irwan Sabri Serap Aspirasi Petani, Soroti Alsintan hingga Irigasi di Tanjung Harapan

Sebanyak tujuh unit handtraktor diserahkan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bina Bersama di Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat. 

Sementara satu unit lhandtraktor ainnya diberikan kepada Kelompok Tani (Poktan) Gaya Bakti di Desa Bukit Aru Indah, Kecamatan Sebatik Timur.

Dalam sambutannya, Irwan Sabri menegaskan bantuan pemerintah harus memberikan manfaat luas bagi masyarakat, bukan hanya kelompok penerima.

"Alat yang diterima jangan sampai dimonopoli. Kalau ada kelompok tani lain yang membutuhkan, harus dipinjamkan. Ini bantuan pemerintah untuk kepentingan bersama," tegas Irwan.

Selain itu, ia juga meminta agar seluruh Alsintan yang diterima dirawat dengan baik agar umur pakainya lebih panjang dan bisa terus dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pertanian.

Bupati Nunukan beria bantuan handtraktor 02 12062026
BERI BANTUAN-Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyerahkan bantuan handtraktor kepada kelompok tani di Kampung Enrekang, Desa Binalawan, Sebatik Barat. Bupati menegaskan Alsintan tidak boleh dimonopoli dan harus dimanfaatkan bersama demi mendukung swasembada pangan

Menurut Irwan Sabri, mekanisasi pertanian menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian di wilayah perbatasan. Dengan dukungan alat modern, proses pengolahan lahan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien dibandingkan secara manual.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Nunukan dalam mendukung target swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.

"Kami berharap bantuan Alsintan ini mampu meningkatkan produksi pertanian dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani di wilayah perbatasan," ujarnya.

Pulau Sebatik yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra pertanian di Kabupaten Nunukan diharapkan semakin produktif dengan dukungan alat pertanian modern dari pemerintah daerah.

(*)

Penulis: Fatimah Majid


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.