Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman membeli lukisan Istana Negara karya siswi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang, Jawa Timur bernama Khilyatul Mila.
Dudung di SRMP 16 Kota Malang, Jumat, mengungkapkan bahwa karya seni hasil kreativitas Khilyatul Mila bukan hanya sebatas lukisan tetapi mencerminkan semangat perjuangan seorang anak bangsa.
"Lukisannya bagus, yang dilukis Istana Negara dan ada bendera merah putih, artinya anak ini sudah memiliki jiwa juang dan jiwa rela berkorban. Saya beli Rp1 juta tadi," kata Dudung.
Dudung menyampaikan lukisan itu rencananya akan dipasang di rumah atau pun bisa juga di kantor dia.
Bahkan, ia berencana akan menunjukkan lukisan Istana Negara itu kepada Presiden RI Prabowo Subianto.
"Nanti kalau Bapak Presiden ke kantor akan saya tunjukkan lukisan ini dari anak di Sekolah Rakyat," ujar dia.
Khilyatul Mila menunjukkan kemampuan melukisnya ketika kunjungan KSP Dudung Abdurachman ke sekolah tersebut.
Pelajar kelas 7 C SRMP 16 Kota Malang itu terlihat melukis di lobi gedung sekolah tersebut, Dudung pun menghampiri Khilyatul Mila lalu menanyakan tentang karya seni yang dia buat.
KSP secara seksama dan detail memperhatikan proses pembuatan lukisan tersebut, dengan didampingi sejumlah pejabat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang dan kepala sekolah serta tenaga pengajar SRMP 16.
Sementara itu, Khilyatul Mila mengungkapkan rasa bahagianya setelah lukisannya dibeli oleh Dudung.
Dia menyampaikan bahwa uang hasil lukisan yang dia peroleh akan diberikan kepada orang tuanya untuk berbelanja berang kebutuhan hidup.
"Uangnya saya berikan ke orang tua supaya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan," kata dia.
Melukis telah menjadi kegemaran bagi dirinya dan telah menjadi aktivitas rutin sejak kecil. Hal itu pun tetap dia lakukan saat menempuh pendidikan di SRMP 16.
Ia turut mengungkapkan merasa bahagia lantaran bisa mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.
"Karena fasilitasnya lengkap sehingga kerasan (nyaman) di sini. Kalau cita-cita, saya ingin menjadi guru," tuturnya.





