SURYA.co.id, SURABAYA – Nama artis sekaligus presenter Vicky Prasetyo kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, Vicky dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Timur atas dugaan penipuan terkait transaksi pembelian peralatan audio senilai ratusan juta rupiah.
Laporan tersebut diajukan oleh pengusaha asal Surabaya, Fajar Ramadhon, didampingi kuasa hukumnya, Descha Govindha, pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Selain Vicky Prasetyo, laporan juga turut mencantumkan nama Fiona Khairunisa yang disebut terlibat dalam proses transaksi pengadaan barang tersebut.
Kasus ini bermula dari kerja sama bisnis pengadaan satu set perlengkapan tata suara atau sound system untuk sebuah kafe yang berada di Semarang, Jawa Tengah.
Fajar Ramadhon yang dikenal sebagai pemilik Kapten Audio dan Kapten Seafood Surabaya menjelaskan bahwa hubungan bisnis tersebut berawal dari perkenalan yang terjalin baik pada Januari 2026.
Dalam prosesnya, Vicky Prasetyo disebut memesan perlengkapan audio melalui Fiona Khairunisa yang dipercaya mengurus pembelian barang.
"Pesannya lewat Saudari Fiona, yang dipercaya sama Mas Vicky waktu itu untuk pembelanjaan ke saya dilakukan secara bertahap," ujar Fajar saat ditemui di Polda Jatim, Kamis (11/6/2026).
Menurut Fajar, seluruh peralatan audio yang dipesan telah dikirim dan dipasang di salah satu kafe milik pihak terlapor di Semarang. Bahkan, kafe tersebut saat ini disebut telah beroperasi dan ramai dikunjungi pelanggan.
Dalam kerja sama tersebut, kedua belah pihak menyepakati sistem pembayaran secara bertahap.
Adapun kesepakatan yang dibuat meliputi:
Fajar mengaku sengaja memberikan kelonggaran pembayaran demi menjaga hubungan baik dengan sosok Vicky Prasetyo yang dikenal luas di dunia hiburan.
Namun, setelah seluruh barang terpasang, pembayaran yang dijanjikan disebut tidak kunjung direalisasikan.
Akibatnya, pelapor mengaku mengalami kerugian mencapai Rp213 juta untuk satu paket perlengkapan audio yang telah dikirimkan.
"Saya ada bukti-bukti videonya. Saya sempat berpikir mungkin mereka masih sibuk setelah pemasangan. Namun saat ditelepon, mereka beralasan masih melakukan pengecekan. Akhirnya sampai sekarang, tidak ada uang yang masuk sama sekali," tambah Fajar kecewa.
Baca juga: Pengusaha Surabaya Laporkan Vicky Prasetyo ke Polda Jatim atas Dugaan Penipuan
Sebelum menempuh jalur hukum, pihak pelapor mengaku telah berusaha menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Namun berbagai upaya yang dilakukan disebut tidak membuahkan hasil, sehingga laporan resmi akhirnya diajukan ke Polda Jawa Timur.
Kuasa hukum pelapor, Descha Govindha, menyatakan laporan telah diterima dan tercatat dengan nomor LP/B809/VI/2026/SPKT/Polda Jawa Timur.
"Perbuatan tersebut jelas merugikan klien kami terkait pembelian audio. Hingga laporan resmi ini diterbitkan, sama sekali belum ada pembayaran dari pihak terlapor," tegas Descha.
Untuk memperkuat laporan, pihak pelapor mengaku telah menyerahkan sejumlah dokumen dan bukti kepada penyidik.
Bukti tersebut antara lain:
Descha menambahkan bahwa transaksi bermula ketika perwakilan pihak terlapor datang langsung ke toko milik kliennya di kawasan Jalan Genteng, Surabaya, guna memilih peralatan audio sebelum dikirim ke Semarang.
Vicky Prasetyo mulai dikenal publik ketika muncul sebagai tunangan dari pedangdut Zazkia Gotik pada 1 September 2013.
Penggunaan bahasa tutur Vicky Prasetyo yang unik misalnya kontroversi hati dan konspirasi kemakmuran.
Bahasa tersebut oleh warganet diberi nama sebagai Vickynisasi yang kemudian banyak diperbincangkan. (1)
Namun hubungan keduanya kandas lantaran zaskia Gotik memutuskan secara sepihak mengenai pertunangan dan rencana pernikahan denga Vicky Prasetyo.
Hal tersebut dikarenakan kasus penipuan yang dilakukan oleh Vicky Prasetyo yang ternyata juga membohongi latar belakang kehidupannya dengan keluarga Zaskia Gotik.
Selain itu mucul Rama Nuraini yang mengaku masih menjadi istri sah Vicky Prasetyo sejak 2005 dan memilki tiga buah hati yaitu Cinta Kana, Naira Mano Takbira Nisa, dan Al Karim Benzema.
Vicky Prasetyo diduga melakukan penggantian nama untuk menyembunyikan identitas terkait kasus penipuan yang dilakukan.
Vicky Prasetyo memiliki nama asli Hendrianto Bin Hermanto.
Vicky Prasetyo ditangkap oleh kepolisian di Hotel Santika TMII, pukul 15.30 WIB pada 6 September 2013.
Vicky Prasetyo alias Hendrianto bin Herman masuk daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang sejak Januari 2013.
Sementara vonis MA September 2012 dan inkrah. Vicky Prasetyo terlibat dalam kasus lama berupa pemalsuan surat.
Vicky Prasetyo kemudian ditahan di Lapas Bulak Kapal, Bekasi Timur dengan vonis penjara 1 tahun 6 bulan.
Setelah keluar dari penjara, Vicky Prasetyo kemudian merilis sebuah single 'Kontroversi Hati' dengan lirik yang memuat bahasa Vickynisasi.
Karena memiliki keunikan dalam berbicara, Vicky Prasetyo kemudian sering tampil menjadi presenter dalam berbagai program hiburan layar kaca misalnya 'Pesbukers' dan 'Eat Bulaga'.
Vicky Prasetyo berhasil membuat penonton dan pemirsa terhibur karena selalu menjadi obyek maupun pelaku humor.
Vicky Prasetyo kemudian juga dikenal sosok lucu yang selalu muncul dalam berbagai acara lain sebagai komedian.
Sepanjang berkarier di dunia entertainment, Vicky Prasetyo kerap menciptakan sensasi atau kontroversi.
Diantarantya adalah pernah berkelakar akan maju menjadi bakal calon Wali Kota Bekasi pada pemilihan tahun 2018.
Pernikahan tersebut kemudian kandas 8 bulan kemudian karena Vicky Prasetyo yang membawa beberapa awak media 'menggrebek' Angel Lelga yang berselingkuh.
Vicky Prasetyo meruapakan satu dari entertainer yang kerap menuai sensasi dan kontroversi.
Meskipun demikian, Vicky Prasetyo merupakan lulusan Pondok Pesantren Syafiiyah.
Bahkan Vicky Prasetyo juga selalu mendapatkan juara umum, dan belajar kitab, nahwu, dan shorof.
Dalam sebuah acara di Trans7, Vicky Prasetyo mengetahui maksud ayat Al-Quran dan sholawat yang dilantunkan oleh Abidzar, putra mendiang Uje.
Vicky Prasetyo pun terlihat lancar saat membacakan salah satu hadist mengenai akhlak manusia.
Banyak warganet yang terharu dengan Vicky Prasetyo karena kemampuannya tersebut.
Vicky Prasetyo juga mengakui ilmu agama yang pernah didapat selama menjadi santri, namun kurang percaya diri dengan akhlak atau tingkah laku yang selama ini ditunjukkan kepada publik.(Febrianto Ramadani/Putra Dewangga/SURYA.co.id)