Monas Membara: Demo Mahasiswa UBK Ricuh, Saling Dorong dengan Polisi di Jalan Merdeka Selatan
Budi Sam Law Malau June 15, 2026 05:34 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Ruas jalan protokol di jantung Ibu Kota seketika berubah menjadi arena ketegangan yang mencekam pada Senin (15/6/2026).

Aksi unjuk rasa yang digelar oleh ratusan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) di kawasan Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, berakhir ricuh.

Massa yang berniat melakukan longmars menuju kawasan Patung Kuda terlibat adu mulut sengit hingga aksi saling dorong dengan aparat kepolisian yang memblokade jalan.

Baca juga: Demo di DPR, Aliansi Cipayung Gelar Spanduk Prabowo-Gibran Gatal-Gagal Total

Benturan emosi dan fisik tak terhindarkan ketika hak menyuarakan pendapat di muka umum berbenturan dengan barikade ketat petugas, memaksa arus lalu lintas dari arah Gambir maupun Tanah Abang ditutup total di kedua arah.

Pekik Idealisme di Balik Kawat Berduri

Ketegangan mulai memuncak saat rombongan mahasiswa tertahan di sekitar kawasan Tugu Tani.

Polisi yang bersiaga penuh menolak membuka akses jalan demi alasan keamanan, sebuah keputusan yang langsung memantik kemarahan massa jaket almamater tersebut.

Di tengah kepungan barikade besi, para mahasiswa menumpahkan segala keresahan mereka terhadap kondisi sosial, himpitan ekonomi, serta potret tata kelola pemerintahan saat ini yang dinilai kian menjauh dari kesejahteraan rakyat.

Dari atas mobil komando yang berguncang di tengah kerumunan, pekik idealisme terus dibakar oleh sang orator, menyentuh hati siapapun yang mendengarnya di tengah terik Jakarta.

"Negara harus bangkit dari berbagai keterpurukan yang terjadi saat ini!" seru salah satu orator mahasiswa dengan suara lantang yang langsung disambut gemuruh yel-yel perjuangan oleh peserta aksi, Senin (15/6/2026).

Bagi para mahasiswa, blokade ini bukan sekadar pembatasan fisik, melainkan simbol tersumbatnya aspirasi rakyat kecil yang sedang menjerit akibat beban hidup yang kian berat.

Baca juga: Kapolda Minta Jajarannya Amankan Jalur Presiden Jerman dari Demo Mahasiswa

Jakarta Pusat Lumpuh, Mahasiswa Pilih Bertahan

Aksi saling dorong yang sempat terjadi di sisi Gedung BSI Tower memaksa kepolisian mempertebal dinding pengamanan.

Ratusan personel polisi dikerahkan untuk menjaga agar situasi tidak sekadar menjadi ajang anarki, melainkan tetap kondusif meski atmosfer di lapangan sudah terlanjur memanas.

Barikade pengamanan masih terpasang kokoh, menyisakan pemandangan kontras antara tekad baja kaum muda yang menuntut perbaikan bangsa dan kesiapsiagaan aparat yang menjaga ring satu ibu kota.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.