Antisipasi Kemarau Agustus 2026, PT Air Minum Bastari Tapin Maju Siapkan Pasokan Air Bersih
Hari Widodo June 15, 2026 08:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Menghadapi musim kemarau pada Agustus 2026, PT Air Minum Bastari Tapin Maju (Perseroda) Kabupaten Tapin menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga pasokan air bersih tetap mengalir kepada pelanggan. 

Manajer Perencanaan PT Air Minum Bastari Tapin Maju, Andi Rangga, didampingi Manajer Transmisi dan Distribusi Alfianor, mengatakan potensi gangguan pasokan air saat musim kemarau terutama berada di wilayah Kecamatan Binuang. 

Menurutnya, pengalaman kemarau panjang pada 2019 menjadi pelajaran penting bagi perusahaan dalam menyusun langkah mitigasi menghadapi kemungkinan penurunan debit sumber air baku. 

"Kalau yang paling terdampak biasanya wilayah Binuang. Namun sejauh ini kami sudah memiliki sejumlah alternatif untuk menghadapi penurunan debit air saat musim kemarau," ujarnya di Rantau, Senin (15/6/2026). 

Baca juga: Seekor Bekantan Masuk Rumah Warga di Pantai Cabe Tapin, Gelantungan di Rangka Atap

Andi menjelaskan, selama ini dampak kemarau yang terjadi lebih banyak berupa penurunan debit air baku, namun tidak sampai menghentikan operasional instalasi pengolahan air. 

Meski demikian, pihaknya tetap menyiapkan berbagai skenario agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal apabila kemarau berlangsung lebih panjang dari perkiraan. 

"Kami sudah menyiapkan alternatif sumber air dan pola distribusi apabila terjadi penurunan kapasitas produksi. Jadi tidak menunggu kondisi darurat baru bertindak," katanya. 

Selain itu, perusahaan juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, seperti Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), Satpol PP dan Damkar Tapin serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapin. 

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendukung distribusi air bersih apabila terjadi gangguan pasokan di sejumlah wilayah.

"Kami selama ini koordinasinya bagus dengan BPK, Damkar maupun BPBD. Tidak ada kendala dalam komunikasi maupun penanganan di lapangan," jelasnya.

Untuk mendukung distribusi air kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, PT Air Minum Bastari Tapin Maju juga memanfaatkan kerja sama dengan armada tangki milik BPK yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Menurut Andi, armada tangki milik perusahaan sudah tidak lagi beroperasi sehingga distribusi air menggunakan pola kolaborasi dengan unit-unit BPK yang ada di daerah.

"Di setiap kecamatan ada BPK yang memiliki mobil tangki. Ketika diperlukan untuk pendistribusian air kepada masyarakat, koordinasi bisa langsung dilakukan," ungkapnya.

Selain melalui mobil tangki, masyarakat juga diperbolehkan mengambil air di lokasi tertentu yang telah disiapkan perusahaan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bungur misalnya, tersedia titik pengambilan air baku yang selama ini dimanfaatkan warga maupun petugas BPK untuk keperluan distribusi air saat diperlukan.

"Itu bagian dari tanggung jawab moral perusahaan kepada masyarakat. Kalau diperlukan, masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas yang sudah kami siapkan sesuai ketentuan," katanya.

Baca juga: Viral Mobil Taksi Bermuatan Bibit Tersasar Masuk Persawahan di Tapin, Dievakuasi Warga Binderang 

Andi menambahkan, PT Air Minum Bastari Tapin Maju juga aktif mengikuti rapat koordinasi penanganan kebencanaan yang digelar pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi, termasuk terkait kesiapsiagaan menghadapi kemarau dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, pihaknya optimistis pelayanan air bersih kepada pelanggan di Kabupaten Tapin tetap dapat terjaga selama musim kemarau tahun ini.

"Mudah-mudahan kondisi kemarau tahun ini tidak separah 2019. Namun dari sisi perusahaan, kami siap dan sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi," pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid) 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.