TRIBUNMANADO.CO.ID - Peletakan batu pertama merupakan simbol dimulainya pembangunan sebuah rumah atau bangunan.
Bagi umat Kristen, momen ini biasanya diawali dengan ibadah syukur sebagai ungkapan terima kasih atas berkat Tuhan yang memungkinkan pembangunan dilakukan, sekaligus memohon penyertaan-Nya agar seluruh proses berjalan dengan baik hingga selesai.
Dalam beberapa kesempatan, keluarga yang akan membangun rumah meminta pendeta, pelayan khusus, atau jemaat yang dipandang patut untuk memimpin doa dan ibadah sederhana bersama keluarga serta kerabat.
Berikut contoh doa untuk ibadah Peletakan Batu Pertama:
Doa:
Ya Tuhan, Allah kami, dengan hati penuh syukur kami datang ke hadapan-Mu saat ini.
Terima kasih karena Engkau telah mempertemukan kami bersama dengan keluarga di tempat ini dalam suasana sukacita untuk memulai pembangunan rumah yang telah lama mereka rencanakan.
Kami bersyukur, Tuhan, atas kasih dan penyertaan-Mu yang nyata di dalam kehidupan keluarga ini.
Engkau yang telah memberkati mereka melalui pekerjaan, usaha, dan segala aktivitas yang dijalani, sehingga pada hari ini mereka boleh memulai pembangunan rumah ini.
Tuhan, kami menyadari bahwa semua yang kami miliki berasal dari-Mu.
Karena itu, dengan adanya peletakan batu pertama ini, kami menyerahkan seluruh rencana pembangunan ke dalam tangan-Mu.
Kiranya batu pertama yang diletakkan hari ini menjadi tanda bahwa Engkaulah fondasi utama bagi keluarga.
Biarlah rumah yang akan dibangun ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi tempat bertumbuhnya kasih, damai sejahtera, dan iman kepada Tuhan.
Kami pun memohon kiranya Engkau menyertai seluruh proses pembangunan dari awal hingga selesai.
Berikan kesehatan dan kekuatan bagi keluarga ini, lindungi para pekerja yang terlibat, serta jauhkan dari segala hambatan, kecelakaan, maupun hal-hal yang tidak diinginkan.
Berkatilah setiap kebutuhan yang diperlukan dalam pembangunan ini dan bukalah jalan yang terbaik serta cukupkan segala sesuatunya seturut dengan kehendak-Mu.
Tuhan, kiranya rumah yang kelak berdiri di tempat ini menjadi rumah yang memuliakan nama-Mu, menjadi tempat yang penuh sukacita, kerukunan, dan menjadi berkat bagi keluarga maupun orang-orang di sekitarnya.
Kami menyerahkan semuanya ke dalam tangan-Mu dan percaya bahwa Tuhan yang memulai pekerjaan ini akan turut menyempurnakannya sampai selesai.
Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.
Baca juga: Doa Permohonan untuk Jemaat yang Sakit
Dalam Alkitab, doa adalah bentuk komunikasi antara manusia dan Tuhan.
Melalui doa, umat percaya dapat menyampaikan syukur, pujian, permohonan, pengakuan dosa, dan isi hati mereka kepada Allah.
Doa bukan hanya ritual atau kewajiban rohani, tetapi relasi yang hidup antara manusia dan Sang Pencipta.
Dasar Alkitab tentang Doa
Berikut beberapa ayat yang menggambarkan makna dan pentingnya doa:
1 Tesalonika 5:17
"Tetaplah berdoa."
Filipi 4:6
"Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."
Matius 6:6
"Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
Yakobus 5:16
"Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya."
Tujuan Doa dalam Kekristenan
Membangun hubungan pribadi dengan Tuhan. Doa mempererat ikatan spiritual antara manusia dan Allah.
Mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. Dengan berdoa, kita menunjukkan bahwa kita tidak mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi percaya pada penyertaan-Nya.
Mendapat penghiburan, kekuatan, dan bimbingan. Doa adalah tempat untuk mencurahkan isi hati dan menerima damai sejahtera dari Tuhan. (yes)