LPS Titip Misi Edukasi Keuangan kepada Mahasiswa UGM di Tiga Wilayah Sumatera
Joko Widiyarso June 16, 2026 02:03 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Kantor Perwakilan LPS I membekali puluhan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang akan menjalankan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di sejumlah wilayah Sumatera.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (14/6) di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM, Yogyakarta itu menjadi langkah awal kolaborasi antara LPS dan mahasiswa dalam memperluas edukasi literasi keuangan hingga ke tingkat desa.

Berdasarkan keterangan yang dikonfirmasi pada Selasa (16/6), sebanyak 90 mahasiswa yang tergabung dalam tiga tim KKN-PPM mengikuti pembekalan tersebut sebelum diberangkatkan ke Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Samosir, dan Kabupaten Belitung.

Ketiga lokasi tersebut menjadi wilayah pelaksanaan program pengabdian masyarakat sekaligus lokasi pengenalan program LPS Bina Desa.

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai peran dan fungsi LPS, program penjaminan simpanan, hingga pentingnya literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat.

Pengetahuan tersebut nantinya akan menjadi bekal saat mereka menjalankan berbagai program pemberdayaan di desa-desa tujuan.

Junior Sub Manager Kantor Perwakilan LPS I, Aditya Ery Wibowo, menyampaikan apresiasi kepada UGM dan para mahasiswa yang akan terjun langsung ke masyarakat melalui program KKN-PPM.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan edukasi keuangan kepada masyarakat desa.

Aditya menjelaskan bahwa tiga tim KKN-PPM UGM yang bertugas di wilayah Sumatera menjadi kolaborator pertama dalam program LPS Bina Desa.

Program tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan KKN-PPM yang selama ini berfokus pada penyelesaian berbagai persoalan nyata di masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan desa.

LPS Bina Desa merupakan inisiatif program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang dirancang secara berkelanjutan, serta berdampak positif terhadap penguatan ekonomi desa,” ujar Aditya.

Materi pembekalan

Dalam sesi pembekalan, mahasiswa juga mendapatkan paparan dari Junior Sub Manager Kantor Perwakilan LPS I, Moh Dipo Pradana. 

Materi yang disampaikan mencakup peran LPS dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, pentingnya pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan formal, serta kontribusi sektor keuangan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Menurut Dipo, kolaborasi dengan mahasiswa menjadi salah satu cara untuk menghadirkan edukasi keuangan yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap informasi dan layanan keuangan.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen LPS untuk menghadirkan edukasi keuangan yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk di wilayah yang secara geografis memiliki keterbatasan akses terhadap informasi dan layanan keuangan,” ujarnya.

Ia menilai, dukungan LPS terhadap mahasiswa Tim KKN-PPM UGM yang hadir di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan informasi mengenai sektor keuangan dengan kebutuhan masyarakat di daerah.

Melalui program LPS Bina Desa, LPS berharap edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah.

Kerja sama dengan perguruan tinggi juga diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata bagi penguatan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (nto)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.